Bandar Togel Jaringan Internasional Ditangkap, Modusnya Ajak Ribuan Petani Main Judi Online

Bandar Togel Jaringan Internasional Ditangkap, Modusnya Ajak Ribuan Petani Main Judi Online

Bram Salam
Oleh Bram Salam - Reporter
Bandar Togel Jaringan Internasional Ditangkap, Modusnya Ajak Ribuan Petani Main Judi Online
Bandar Togel Jaringan Internasional Ditangkap, Modusnya Ajak Ribuan Petani Main Judi Online (Merdeka.com)

Sebanyak 1.825 petani di Karawang menjadi sasaran bandar judi togel online.

Sebanyak 1.825 petani di Karawang menjadi sasaran bandar judi togel online.

Sebanyak 1.825 petani di Karawang menjadi sasaran bandar judi togel online.
Dok. Istimewa

Pelaku OS berhasil menarik uang dari ribuan pemasang judi togel online setiap harinya.

"Kami berhasil mengungkapan judi togel online yang terjadi di wilayah Tirtamulya. Dari informasi masyarakat, tim mendapati satu orang tersangka OS yang menjadi bandar judi togel online,"

kata Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, Jumat (4/8)

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kapolres mengatakan, pelaku menyasar kepada masyarakat sekitar yang berprofesi sebagai petani untuk memasang judi togel online di situsnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dari hasil pemeriksaan, pelaku membuat situs judi online sendiri dengan berafiliasi ke judi togel online luar negeri.

"Pelaku ini membuat situs sendiri yang berafiliasi ke judi togel online di Sidney, Taiwan dan Hongkong,"

ujar Kapolres Karawang.

merdeka.com

Untuk tiap pemasangan, ribuan pemain menyetor uang ke pelaku dengan harga Rp5.000-7.000.

Untuk tiap pemasangan, ribuan pemain menyetor uang ke pelaku dengan harga Rp5.000-7.000.
Dok. Istimewa

Dari hasil pemasangan judi togel online tersebut pelaku bisa mendapatkan paling sedikit Rp5 juta setiap bulannya.

"Pelaku sudah sejak satu tahun lalu melakukannya, estimasi yang pelaku dapat Rp60-100 juta rupiah,"

kata AKBP Wirdhanto

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengembangan terkait kasus judi online tersebut. Sebab, pelaku diduga mempunyai bandar besar untuk mengelola judi online tersebut.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengembangan terkait kasus judi online tersebut. Sebab, pelaku diduga mempunyai bandar besar untuk mengelola judi online tersebut.
Dok. Istimewa
Rekomendasi