Kejuaraan Nasional Ketahanan Berkuda Lampung 2026: Lima Provinsi Bersaing di Kota Baru

Lima provinsi berpartisipasi dalam Kejuaraan Nasional Ketahanan Berkuda Lampung 2026 di Kota Baru, Lampung Selatan, menandai langkah awal pengembangan sport center dan persiapan PON 2032.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kejuaraan Nasional Ketahanan Berkuda Lampung 2026: Lima Provinsi Bersaing di Kota Baru
Lima provinsi berpartisipasi dalam Kejuaraan Nasional Ketahanan Berkuda Lampung 2026 di Kota Baru, Lampung Selatan, menandai langkah awal pengembangan sport center dan persiapan PON 2032. (AntaraNews)

Kejuaraan Terbuka Nasional Ketahanan Berkuda dan Horsebow Ground Lampung 2026 resmi digelar di Kota Baru, Lampung Selatan. Ajang bergengsi ini diikuti oleh perwakilan dari lima provinsi di Indonesia. Kompetisi ini memperebutkan Piala Ketua Umum KONI Lampung.

Lima provinsi yang turut serta adalah Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Sumatera Selatan. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026, menjadi sorotan utama bagi pecinta olahraga berkuda nasional. Penyelenggaraan ini diinisiasi oleh Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Lampung.

Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, menyatakan bahwa kejuaraan ini bukan hanya ajang kompetisi. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan langkah strategis memperkenalkan Kota Baru sebagai kawasan sport center. Kawasan ini akan dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung pembinaan atlet.

Kota Baru sebagai Pusat Olahraga Berkuda dan Paramotor

Pengembangan Kota Baru di Lampung Selatan diarahkan menjadi pusat latihan serta kompetisi bagi cabang olahraga berkuda dan paramotor. Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, menegaskan komitmen ini. Dukungan penuh juga datang dari cabang olahraga paramotor untuk mewujudkan visi tersebut. Ini menunjukkan sinergi antar cabang olahraga dalam memajukan sportivitas daerah.

Pemerintah daerah berencana menyiapkan fasilitas memadai dalam waktu dekat. Fasilitas ini bertujuan agar atlet berkuda dan paramotor dapat berlatih secara rutin dan optimal. Ketersediaan sarana prasarana sesuai standar nasional menjadi prioritas utama untuk mendukung performa atlet.

Pengembangan infrastruktur olahraga di Kota Baru merupakan bagian dari persiapan jangka panjang. Fokus utamanya adalah menyongsong Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 dengan target prestasi yang membanggakan. Sementara itu, dalam jangka pendek, kawasan ini akan berfungsi sebagai pusat pembinaan atlet lokal.

Pembinaan Atlet dan Potensi Olahraga Lampung

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lampung, Meiry Harika Sari, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kejuaraan ini. Menurutnya, kompetisi nasional ini sangat penting. Ajang ini menjadi sarana efektif untuk pembinaan atlet muda.

Selain itu, kejuaraan ini berfungsi sebagai ajang pencarian bakat. Atlet-atlet potensial diharapkan dapat ditemukan untuk memperkuat prestasi olahraga Lampung di kancah nasional. Hal ini sejalan dengan upaya berkelanjutan dalam peningkatan kualitas atlet daerah.

Ketua Pordasi Lampung, Supendi, mengucapkan terima kasih atas dukungan KONI Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung. Dukungan tersebut sangat vital bagi kelancaran kejuaraan nasional ini. Kejuaraan menjadi barometer penting bagi atlet untuk mengukur kemampuan.

Ajang ini memungkinkan atlet mengukur hasil latihan mereka secara langsung di arena kompetisi. Selain itu, pengalaman bertanding di level nasional dapat ditingkatkan secara signifikan. Pengalaman ini krusial untuk mentalitas dan strategi bertanding.

Lampung kini memiliki beberapa stable mandiri dengan kuda-kuda berkualitas. Kuda-kuda tersebut disiapkan untuk berbagai nomor pertandingan. Nomor-nomor yang dimaksud meliputi endurance 20 hingga 40 kilometer, horseback archery, equestrian, dressage, dan jumping. Panitia juga menyediakan 12 ekor kuda yang siap pakai untuk peserta dari luar daerah, memudahkan partisipasi kontingen.

Selain aspek kompetisi dan pembinaan atlet, penyelenggaraan kejuaraan ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Hotel, restoran, dan usaha kecil menengah di sekitar Kota Baru dan Lampung Selatan dapat merasakan peningkatan aktivitas ekonomi. Ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan olahraga sebagai salah satu pilar pembangunan daerah yang berkelanjutan. Partisipasi masyarakat lokal dalam mendukung acara ini juga sangat terlihat, mulai dari sukarelawan hingga penonton yang antusias. Semangat kebersamaan ini menjadi modal berharga dalam mengembangkan ekosistem olahraga yang kuat di Lampung. Dengan demikian, Kejuaraan Nasional Ketahanan Berkuda ini tidak hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga katalisator bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi