Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Pol. Endi Sutendi, memberikan arahan penting kepada personel Polres Morowali Utara (Morut). Arahan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam menjaga kamtibmas tetap kondusif di wilayah tersebut. Kunjungan Kapolda ini dilakukan pada Minggu, 26 April 2026, di Morowali Utara.
Dalam kunjungannya, Irjen Pol. Endi Sutendi menekankan pentingnya menjaga muruah institusi Polri dengan menghindari berbagai bentuk pelanggaran. Ia juga menyoroti perlunya antisipasi terhadap potensi dampak dari dinamika global. Selain itu, kenaikan harga BBM nonsubsidi dapat mempengaruhi kondisi ekonomi lokal.
Peningkatan kesiapsiagaan ini juga menjadi krusial menjelang peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei mendatang. Kapolda menginstruksikan pendekatan humanis dan langkah preventif guna memastikan semua kegiatan berjalan aman dan tertib. Hal ini harus sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Advertisement
Advertisement
Penegasan Disiplin dan Profesionalisme Anggota Polri
Kapolda Sulteng secara tegas mengingatkan seluruh personel Polres Morowali Utara untuk menjunjung tinggi kedisiplinan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia menekankan pentingnya menjaga kehormatan institusi Polri dengan menghindari pelanggaran serius. Pelanggaran seperti penyalahgunaan narkoba, keterlibatan judi online, perselingkuhan, serta ketidakbijakan dalam bermedia sosial menjadi fokus perhatian.
Irjen Pol. Endi Sutendi menegaskan bahwa tindakan tegas akan diberikan kepada personel yang melanggar, baik disiplin, kode etik hingga sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). "Sangat berat bagi saya melepas personel yang melakukan pelanggaran fatal, namun hal itu harus dilakukan demi menjaga kehormatan institusi,” katanya.
Penekanan pada disiplin ini merupakan bagian integral dari upaya menjaga Kesiapsiagaan Kamtibmas Morut. Hal ini memastikan bahwa setiap anggota Polri dapat bertindak sebagai teladan dan pelindung masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Kesiapsiagaan Menjelang Hari Buruh dan Antisipasi Dampak Ekonomi
Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei, Kapolda menginstruksikan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan. Pendekatan humanis dan langkah preventif harus diutamakan dalam setiap penanganan situasi. Pelayanan publik juga harus sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.
Selain itu, Kapolda juga mengingatkan adanya potensi dampak dari kenaikan harga BBM nonsubsidi yang terjadi pada April 2026. Situasi ini memerlukan kesiapan seluruh personel dalam mengantisipasi perkembangan di masyarakat. Kenaikan harga BBM dapat memicu gejolak sosial dan ekonomi yang berpotensi mengganggu Kesiapsiagaan Kamtibmas Morut.
“Saya harapkan seluruh anggota tetap siap menghadapi dinamika yang berkembang. Lakukan deteksi dini, bangun komunikasi dengan tokoh masyarakat, dan jaga situasi kamtibmas tetap kondusif dengan pendekatan humanis serta penuh tanggung jawab,” katanya.
Advertisement
Advertisement
Dampak Dinamika Global Terhadap Kondisi Lokal
Irjen Pol. Endi Sutendi juga menyinggung dinamika global yang sedang berlangsung, khususnya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Ia menyoroti potensi dampak penutupan Selat Hormuz terhadap perekonomian dunia secara keseluruhan. Situasi geopolitik ini berpotensi memiliki implikasi signifikan.
Menurut Kapolda, hal tersebut dapat berimbas pada kondisi ekonomi nasional hingga daerah, termasuk di Kabupaten Morowali Utara. Oleh karena itu, personel Polres Morowali Utara perlu memahami konteks ini. Pemahaman ini krusial untuk menjaga Kesiapsiagaan Kamtibmas Morut dalam menghadapi potensi gejolak ekonomi.
Kapolda mengapresiasi kinerja personel dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif sejauh ini. Kondisi keamanan yang stabil ini secara langsung berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa peran Polri sangat vital dalam menjaga stabilitas di tengah ketidakpastian global.
Advertisement
Sumber: AntaraNews