Tes Kemampuan Akademik SD Aceh Selatan: 3.303 Siswa Ikuti Evaluasi Pembelajaran Komprehensif

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) di 204 SD, melibatkan 3.303 siswa, untuk mengukur capaian pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan dasar.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tes Kemampuan Akademik SD Aceh Selatan: 3.303 Siswa Ikuti Evaluasi Pembelajaran Komprehensif
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) di 204 SD, melibatkan 3.303 siswa, untuk mengukur capaian pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan dasar. (AntaraNews)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan secara proaktif menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa sekolah dasar di wilayahnya. Kegiatan ini bertujuan utama untuk mengukur capaian pembelajaran peserta didik secara lebih terstruktur dan komprehensif. Pelaksanaan TKA ini diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh terhadap kualitas pembelajaran di jenjang sekolah dasar.

Sebanyak 204 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Aceh Selatan menjadi lokasi pelaksanaan tes penting ini, melibatkan ribuan siswa. Tes ini dirancang untuk menilai kemampuan dasar peserta didik pada berbagai mata pelajaran. Selain itu, TKA juga menguji pemahaman konsep dasar yang telah dipelajari selama masa pendidikan di sekolah dasar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan, Ridha Nisfu, menjelaskan bahwa hasil TKA akan menjadi bahan evaluasi krusial. Evaluasi ini nantinya akan digunakan untuk perbaikan sistem pembelajaran di setiap sekolah, memastikan peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan.

Evaluasi Komprehensif Kemampuan Akademik Siswa

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Aceh Selatan merupakan langkah strategis untuk mengevaluasi secara mendalam tingkat pemahaman siswa. Tes ini tidak hanya mengukur penguasaan materi pelajaran, tetapi juga kemampuan dasar dalam memahami konsep-konsep kunci. Ridha Nisfu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan, menegaskan pentingnya inisiatif ini.

Menurut Ridha Nisfu, TKA berfungsi sebagai cerminan sejauh mana peserta didik mampu mengikuti proses belajar mengajar di sekolah. Hasil dari tes kemampuan akademik ini akan menjadi data primer untuk analisis. Data tersebut sangat berharga dalam merumuskan strategi perbaikan pendidikan ke depan.

Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan di tingkat dasar. Dengan data yang akurat dari Tes Kemampuan Akademik SD, program-program intervensi dapat dirancang lebih tepat sasaran. Hal ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dan adaptif bagi seluruh siswa.

Detail Pelaksanaan dan Partisipasi Ribuan Pelajar

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan, Teuku Rismarjon, merinci jadwal pelaksanaan TKA. Tes ini berlangsung mulai tanggal 20 hingga 30 April 2026, memberikan waktu yang cukup bagi seluruh sekolah untuk berpartisipasi. Proses asesmen TKA ini sepenuhnya dilaksanakan berbasis komputer.

Dari total 207 sekolah dasar di Kabupaten Aceh Selatan, 204 SD terlibat aktif dalam Tes Kemampuan Akademik. Tiga sekolah dasar lainnya tidak melaksanakan TKA karena tidak memiliki kelas tinggi atau kelas enam. Ini menunjukkan cakupan yang luas dalam upaya evaluasi pendidikan di daerah tersebut.

Partisipasi siswa dalam tes ini sangat signifikan, mencapai 3.303 orang. Jumlah ini terdiri dari 1.743 peserta didik laki-laki dan 1.560 peserta didik perempuan. Dari 204 sekolah pelaksana, 152 sekolah melaksanakan tes secara mandiri, sementara 52 sekolah lainnya berkolaborasi dengan bergabung ke sekolah yang memiliki fasilitas komputer memadai.

Arahan Pusat dan Kolaborasi untuk Peningkatan Mutu

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik SD ini juga merupakan respons terhadap arahan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Arahan ini menekankan pentingnya pelaksanaan tes serupa secara serentak di seluruh sekolah dasar. Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran nasional yang komprehensif mengenai capaian pembelajaran.

Hasil dari tes ini tidak hanya berhenti pada evaluasi, tetapi juga menjadi fondasi untuk perbaikan sistem pembelajaran. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan menekankan pentingnya kolaborasi. Kolaborasi ini melibatkan sekolah, guru, dan orang tua murid.

Dukungan dari semua pihak sangat vital dalam mendukung perkembangan akademik peserta didik secara optimal. Melalui sinergi ini, diharapkan kualitas pendidikan di Aceh Selatan dapat terus meningkat. Hal ini akan menciptakan generasi penerus yang lebih berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi