Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Haris Pertama, mengimbau seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga stabilitas nasional dengan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang berkembang di ruang publik.
Ia menekankan bahwa dinamika demokrasi sebaiknya senantiasa berjalan sesuai dengan koridor konstitusi, dengan tetap mengedepankan semangat kebersamaan dan keharmonisan, sehingga tidak menimbulkan narasi yang dapat berpotensi mengganggu persatuan bangsa.
"Masyarakat khususnya pemuda sebagai pilar bangsa harus mampu menjadi penyejuk di tengah situasi yang berkembang. Jangan sampai terjebak dalam arus informasi yang belum tentu benar dan justru memicu perpecahan," ujar Haris dalam keterangan tertulis, Senin (13/4).
Advertisement
Haris menilai bahwa berbagai isu yang berkembang di luar mekanisme konstitusional perlu disikapi dengan bijak, karena berpotensi menimbulkan dinamika di ruang publik serta dapat memengaruhi kelancaran agenda pembangunan nasional yang sedang berlangsung.
Ia menambahkan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini sedang mengakselerasi berbagai program prioritas di tengah dinamika dan tantangan geopolitik global. Oleh karena itu, menurutnya, diperlukan suasana yang kondusif agar proses pembangunan dapat berjalan optimal.
Lebih lanjut, Haris mengajak seluruh jajaran KNPI di tingkat pusat hingga daerah untuk berperan aktif dalam mengampanyekan pentingnya persatuan, kesatuan, serta penguatan solidaritas kebangsaan.
"KNPI memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keutuhan NKRI. Kami mengajak seluruh kader dan elemen pemuda untuk terus menyuarakan semangat persatuan," ujarnya.
Advertisement
Ia juga menegaskan bahwa dukungan terhadap program pembangunan nasional menjadi hal penting dalam mendorong kemajuan bangsa. Menurutnya, stabilitas politik dan dukungan masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
"Pemuda harus menjadi kekuatan konstruktif yang menjaga arah pembangunan bangsa. Persatuan adalah kunci utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaulat," kata Haris.
Haris berharap masyarakat dapat menyikapi berbagai isu secara bijak serta mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok maupun golongan.