Peran Tendik Krusial: Fondasi Kualitas Kampus di Era Transformasi Pendidikan Tinggi

Menteri Brian Yuliarto menegaskan peran tendik sangat krusial dalam mewujudkan kampus berkualitas, mendorong transformasi pendidikan tinggi yang adaptif dan efisien.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Peran Tendik Krusial: Fondasi Kualitas Kampus di Era Transformasi Pendidikan Tinggi
Menteri Brian Yuliarto menegaskan peran tendik sangat krusial dalam mewujudkan kampus berkualitas, mendorong transformasi pendidikan tinggi yang adaptif dan efisien. (AntaraNews)

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menyatakan bahwa peran tenaga kependidikan (tendik) merupakan elemen krusial dalam mendukung kualitas sistem pendidikan tinggi secara menyeluruh. Kualitas layanan, kelancaran sistem, dan kekuatan tata kelola di perguruan tinggi sangat bergantung pada peran tendik.

Transformasi pendidikan tinggi saat ini menuntut perubahan cara kerja yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan layanan yang semakin cepat. Hal ini mendorong fungsi tendik melebihi sebagai fungsi administrasi, tetapi sekaligus menjadi lokomotif untuk perbaikan sistem.

Maka dari itu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) menyelenggarakan Workshop-Benchmarking Program Tendik Berdampak Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya penguatan kapasitas dan profesionalisme tendik di perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS) dari tanggal 6 hingga 10 April 2026.

Tendik sebagai Pilar Utama Kualitas Pendidikan Tinggi

Menteri Brian Yuliarto secara tegas menyatakan bahwa tendik adalah fondasi utama bagi terwujudnya kampus berkualitas. Tanpa dukungan tenaga kependidikan yang profesional dan adaptif, sulit bagi perguruan tinggi untuk menghadirkan pendidikan yang benar-benar bermutu.

Peran tendik mencakup kelancaran sistem, kualitas layanan, dan kekuatan tata kelola di seluruh perguruan tinggi. Mereka adalah garda terdepan dalam memastikan operasional akademik dan non-akademik berjalan optimal.

Transformasi pendidikan tinggi yang sedang berlangsung menuntut perubahan cara kerja tendik agar lebih responsif. Adaptasi terhadap teknologi dan kecepatan layanan menjadi kunci efisiensi dan efektivitas.

Oleh karena itu, fungsi tendik kini melampaui sekadar administrasi; mereka diharapkan menjadi motor penggerak inovasi dan perbaikan sistem secara berkelanjutan dalam ekosistem pendidikan tinggi.

Penguatan Kompetensi Melalui Program Tendik Berdampak

Kemdiktisaintek, melalui Ditjen Dikti, merespons kebutuhan ini dengan menyelenggarakan Workshop-Benchmarking Program Tendik Berdampak Tahun 2026. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme tendik di PTN/PTS.

Dirjen Dikti Kemdiktisaintek, Khairul Munadi, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kompetensi tendik. Hal ini juga untuk mempersiapkan mereka menghadapi dinamika perkembangan di sektor pendidikan tinggi.

Inisiatif ini dirancang untuk mendorong adaptasi tendik terhadap perkembangan teknologi dan pelayanan prima. Tujuannya adalah menciptakan layanan pendidikan tinggi yang efisien, efektif, dan akuntabel.

Sebanyak 385 peserta terpilih dari berbagai PTN/PTS mengikuti kegiatan ini, setelah melalui proses pembelajaran modul digital dan seleksi ketat.

Tendik sebagai Agen Perubahan dan Kontributor Nasional

Program Tendik Berdampak ini menyasar berbagai peran strategis dalam ekosistem perguruan tinggi. Ini termasuk pranata laboratorium pendidikan, pustakawan, pranata humas, analis Sumber Daya Manusia (SDM), analis kebijakan, arsiparis, hingga pranata komputer.

Para peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif di institusi masing-masing. Mereka juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

Dengan sistem yang kuat dan sumber daya manusia yang adaptif, perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional. Peran tendik memiliki posisi sentral dalam mewujudkan visi ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi