Pemerintah Provinsi Maluku mengambil langkah strategis untuk meningkatkan pemerataan akses layanan kesehatan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan gigi. Kolaborasi erat dijalin dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dalam upaya memperluas jangkauan layanan kesehatan gigi hingga ke wilayah-wilayah terpencil di daerah kepulauan tersebut.
Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, di Ambon pada Jumat (10/4), menekankan pentingnya sinergi ini. Keterbatasan fasilitas dan tenaga medis, terutama dokter gigi, masih menjadi tantangan signifikan di sejumlah wilayah Maluku.
Oleh karena itu, peran aktif PDGI sebagai mitra pemerintah menjadi krusial dalam memastikan masyarakat di daerah sulit akses pun dapat memperoleh pelayanan kesehatan gigi yang memadai. Inisiatif ini diharapkan mampu mengatasi kesenjangan layanan kesehatan yang ada.
Advertisement
Advertisement
Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menegaskan bahwa PDGI bukan hanya sekadar organisasi profesi, melainkan juga mitra vital bagi pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan gigi. Tantangan utama yang dihadapi adalah masih adanya keterbatasan fasilitas dan tenaga kesehatan di banyak wilayah, khususnya di kepulauan Maluku.
Dalam kegiatan Amboina Dentistry Scientific Meeting (ADSM) X, Vanath menyatakan bahwa peran dokter gigi sangat penting untuk menjangkau masyarakat, termasuk di wilayah-wilayah yang sulit diakses. Kolaborasi ini menjadi jembatan untuk mengatasi hambatan geografis dan infrastruktur yang selama ini menghalangi akses kesehatan.
Melalui kerja sama ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat Maluku yang kesulitan mendapatkan penanganan kesehatan gigi akibat lokasi atau minimnya fasilitas. Sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi menjadi kunci untuk mewujudkan pemerataan layanan kesehatan gigi yang optimal.
Advertisement
Advertisement
Sebagai implementasi konkret dari kolaborasi ini, Pemerintah Provinsi Maluku bersama PDGI telah merancang beberapa langkah strategis. Pertama, mendorong distribusi dokter gigi ke daerah terpencil, termasuk melalui penugasan khusus dan kerja sama layanan berbasis wilayah kepulauan.
Kedua, mengintensifkan pelayanan kesehatan gigi guna menjangkau masyarakat di daerah yang belum memiliki fasilitas memadai. Hal ini mencakup program-program layanan bergerak atau kunjungan rutin ke komunitas terpencil.
Ketiga, meningkatkan kapasitas tenaga medis melalui pelatihan, seminar ilmiah, dan penguatan kompetensi dokter gigi secara berkelanjutan. Tujuannya adalah memastikan tenaga medis memiliki pengetahuan dan keterampilan terkini. Keempat, memperkuat sinergi dengan fasilitas kesehatan daerah, seperti puskesmas dan rumah sakit, agar layanan kesehatan gigi dapat terintegrasi secara efektif dalam sistem kesehatan yang lebih luas.
Advertisement
Advertisement
Wakil Gubernur Maluku juga secara khusus mendorong para dokter gigi untuk tidak hanya berpraktik di wilayah perkotaan. Beliau berharap agar mereka turut hadir dan memberikan pelayanan di daerah-daerah yang masih minim layanan kesehatan, di mana kebutuhan akan dokter gigi sangat tinggi.
Pemerintah daerah mengakui bahwa upaya menghadirkan layanan kesehatan yang optimal tidak dapat dilakukan sendiri. Oleh karena itu, kolaborasi dengan organisasi profesi seperti PDGI menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.
Diharapkan, PDGI akan terus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Maluku secara keseluruhan. Komitmen bersama ini menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan pemerataan akses kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh penduduk Maluku.
Advertisement
Sumber: AntaraNews