Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Barat menyelenggarakan bursa kerja mini pada Jumat (10/4) di halaman kantor mereka. Acara ini bertujuan untuk mempertemukan pencari kerja dengan berbagai peluang karier yang tersedia. Inisiatif ini merupakan langkah konkret dalam mengatasi tantangan ketenagakerjaan di wilayah tersebut.
Sebanyak 70 lowongan pekerjaan dari lima perusahaan turut serta dalam kegiatan ini. Lowongan tersebut mencakup beragam bidang keahlian, mulai dari perbankan hingga industri kreatif. Kegiatan ini terbuka bagi alumni pelatihan PPKD maupun masyarakat umum yang membutuhkan pekerjaan.
Kepala Satuan Pelaksana Pengendalian dan Pemasaran PPKD Jakarta Barat, Agung Hadi Saputra, menyatakan bahwa bursa kerja ini diharapkan dapat berkelanjutan. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi warga DKI Jakarta, khususnya dalam upaya mengurangi tingkat pengangguran.
Advertisement
Advertisement
Mini bursa kerja yang diselenggarakan oleh PPKD Jakarta Barat berhasil menarik perhatian banyak pencari kerja. Lima perusahaan turut berpartisipasi aktif dalam menyediakan kesempatan kerja. Kehadiran perusahaan-perusahaan ini menunjukkan komitmen dalam mendukung penyerapan tenaga kerja lokal.
Total 70 lowongan pekerjaan ditawarkan dalam acara ini. Posisi yang tersedia sangat bervariasi, mencakup sektor perbankan, perhotelan, industri kreatif, hiburan, dan makanan serta minuman (food and beverage). Keragaman lowongan ini memberikan banyak pilihan bagi para pelamar dengan latar belakang keahlian yang berbeda.
Agung Hadi Saputra menekankan pentingnya kegiatan semacam ini. Ia berharap bursa kerja mini dapat terus diadakan secara berkesinambungan. Dampaknya sangat terasa bagi warga, terutama dalam membantu mereka mendapatkan pekerjaan yang sesuai.
Advertisement
Advertisement
Penyelenggaraan bursa kerja mini ini merupakan salah satu upaya strategis pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk secara signifikan mengurangi angka pengangguran di wilayah Jakarta Barat. Inisiatif ini sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka di Jakarta Barat mencapai 6,18 persen. Angka ini setara dengan sekitar 76.680 orang dari total angkatan kerja. Mayoritas pengangguran didominasi oleh lulusan SMA dan SMK, menunjukkan kebutuhan akan program penempatan kerja yang efektif.
Agung Hadi Saputra menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu pilar penting. Ini membantu mencapai tujuan pemerintah dalam menekan tingkat pengangguran. Dengan adanya bursa kerja, diharapkan lebih banyak warga Jakarta Barat dapat terserap di dunia kerja.
Advertisement
Sumber: AntaraNews