Komisi I Beberkan 2 Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ranjau dan Serangan Senjata

Prajurit TNI yang dikirim dalam misi perdamaian bukan untuk perang, oleh karena itu ia meminta ada evaluasi ulang terkait keberadaan prajurit di sana.

Delvira
Oleh Delvira - Reporter
Komisi I Beberkan 2 Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ranjau dan Serangan Senjata
Komisi I Beberkan 2 Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ranjau dan Serangan Senjata (Merdeka.com)

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyebut dua prajurit TNI yang bertugas pasukan perdamaian PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) tewas karena ranjau dan diberondong senjata.

"Dengan hati yang amat berat dan sedih, saya kembali lagi menyampaikan belasungkawa, kali ini dua prajurit TNI, satu perwira yang satu bintara yang tewas akibat ranjau. Dan juga ketika mencoba untuk dilakukan evakuasi, mereka dihujani dengan serangan-serangan bersenjata," kata Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta , Selasa (31/3).

Menurut Dave, prajurit TNI yang dikirim dalam misi perdamaian bukan untuk perang, oleh karena itu ia meminta ada evaluasi ulang terkait keberadaan prajurit di sana.

"Untuk menjaga perdamaian, bukan untuk bertempur perang. Jadi, kami sangat amat sedih dan kami sangat menyampaikan belasungkawa yang amat dalam kepada keluarga korban dan juga kepada seluruh prajurit TNI," ujar Dave.

"Dan di kesempatan yang sama juga, saya terus menyampaikan untuk dilakukan evaluasi mendalam, evaluasi ulang akan keberadaan prajurit kita di sana," sambungnya.

Minta Evaluasi Menyeluruh

Dave meminta ada evaluasi dan jaminan bahwa kondisi prajurit akan aman semua. Jika kondisi di sana tak aman nala lebih baik operasi perdamaian dihentikan.

"Ya berarti mungkin sebaiknya operasi dihentikan terlebih dahulu, sampai benar-benar situasi ini kondusif," tambahnya.

Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) melaporkan dua prajurit TNI yang menjadi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) gugur. PBB menyebutkan dua prajurit TNI itu gugur dalam sebuah ledakan di dekat Bani Hayyan di Lebanon selatan.

Rekomendasi