Enam SPPG Makan Bergizi Gratis Kini Beroperasi di Pasaman Barat, Dukung Generasi Emas 2045

Kabupaten Pasaman Barat kini memiliki enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis, termasuk di Bunuik, sebagai langkah strategis menuju generasi emas 2045.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Enam SPPG Makan Bergizi Gratis Kini Beroperasi di Pasaman Barat, Dukung Generasi Emas 2045
Kabupaten Pasaman Barat kini memiliki enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis, termasuk di Bunuik, sebagai langkah strategis menuju generasi emas 2045. (AntaraNews)

Pasaman Barat, Sumatera Barat, kini memiliki enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah beroperasi. Penambahan fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat secara signifikan di wilayah tersebut. Bupati Pasaman Barat, Yulianto, mengumumkan beroperasinya SPPG terbaru di Bunuik pada Minggu, 29 Maret 2026.

Kehadiran SPPG tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya generasi emas Pasaman Barat 2045. Program MBG ini ditujukan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, serta memiliki daya saing tinggi. Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kontribusi dari berbagai pihak yang terlibat dalam pendirian fasilitas penting ini.

Dengan demikian, saat ini sudah enam SPPG yang beroperasi melayani kebutuhan gizi masyarakat. Bupati Yulianto berharap jumlah SPPG akan terus bertambah dan menjangkau seluruh wilayah agar peningkatan kualitas gizi masyarakat merata.

Peran Strategis SPPG dalam Peningkatan Gizi Masyarakat

Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah inisiatif strategis jangka panjang. Program ini krusial untuk membentuk sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan yang disajikan di setiap SPPG.

Yulianto juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengawasi dan mendukung pelaksanaan program tersebut. Kualitas gizi yang baik akan sangat menentukan masa depan generasi penerus daerah. Ia yakin pengelola SPPG ini merupakan tenaga terlatih yang mampu memastikan makanan yang disajikan sehat dan bergizi bagi anak-anak.

Program ini tidak hanya bertujuan menyediakan makanan bergizi, tetapi juga berperan dalam menurunkan angka stunting serta memperbaiki pola makan anak. Hal ini penting untuk menciptakan fondasi kesehatan yang kuat bagi generasi mendatang.

SPPG Bunuik Kinali: Kapasitas dan Dampak Ekonomi Lokal

Sudarsono, perwakilan Yayasan SPPG Bunuik, Kecamatan Kinali, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terhadap program tersebut. Pihaknya membuka diri terhadap berbagai masukan guna meningkatkan kualitas pelayanan. Dukungan, kritik, dan saran dari pemerintah daerah, pihak sekolah, maupun masyarakat sangat diharapkan agar pelayanan program MBG terus berkembang dan semakin baik.

Kepala SPPG Bunuik Kinali, Sukma Adi, menjelaskan bahwa program ini menyasar peserta didik, balita, hingga ibu hamil. Selain meningkatkan gizi masyarakat, program ini juga berdampak pada pergerakan ekonomi lokal. Bahan baku untuk makanan diprioritaskan berasal dari produk masyarakat sekitar.

SPPG Bunuik Kinali memiliki kapasitas maksimal hingga 3.000 porsi per hari. Distribusi dilakukan secara bertahap, dimulai dari 1.000 porsi, kemudian meningkat menjadi 1.500 porsi hingga mencapai kapasitas maksimal. Pada tahap awal, sebanyak 1.000 porsi disalurkan ke sekolah-sekolah terdekat, baik negeri maupun swasta.

Dari target 3.000 porsi, sebanyak 2.700 porsi diperuntukkan bagi peserta didik. Sementara itu, 300 porsi lainnya dialokasikan untuk balita dan ibu hamil. Pihak SPPG membutuhkan dukungan seluruh pihak agar program ini berjalan optimal dan kualitas tetap terjaga.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi