Universitas Indonesia (UI) mengambil langkah progresif dalam memperkuat kolaborasi global, menjalin kemitraan strategis dengan Shenzhen Chaoshan Chamber of Commerce di Tiongkok. Kunjungan delegasi akademik UI ini dipimpin langsung oleh Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, pada Sabtu (28/3).
Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan inovasi yang aplikatif, membangun talenta berdaya saing global, serta mempererat hubungan ekonomi dan pendidikan antara Indonesia dan Tiongkok. Kedua belah pihak berkomitmen penuh untuk mendorong kolaborasi yang berorientasi pada hilirisasi inovasi dan penguatan daya saing di tingkat internasional.
Kemitraan UI Shenzhen Chaoshan ini diharapkan dapat menjadi jembatan penting antara dunia akademik dan industri. Hal ini sejalan dengan visi UI sebagai universitas riset yang berupaya menyelaraskan hasil risetnya dengan kebutuhan dunia usaha, sekaligus memperkuat mobilitas talenta dan kolaborasi lintas disiplin.
Advertisement
Advertisement
Mendorong Inovasi dan Daya Saing Global
Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, mengungkapkan harapannya bahwa kerja sama ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai aspek. Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan inovasi yang tidak hanya relevan, tetapi juga aplikatif di tengah masyarakat dan industri. Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk menghasilkan talenta-talenta muda yang memiliki daya saing tinggi di pasar global.
Lebih lanjut, Prof. Heri menekankan pentingnya penguatan hubungan ekonomi dan pendidikan antara Indonesia dan Tiongkok melalui kemitraan ini. Menurutnya, program-program yang dijalankan oleh Shenzhen Chaoshan Chamber of Commerce menunjukkan keterbukaan yang besar untuk menjalin kolaborasi dengan UI. Hal ini menjadi fondasi kuat bagi pengembangan kerja sama yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.
Sebagai universitas riset terkemuka, UI memiliki ekosistem keilmuan yang komprehensif, mendukung penuh hilirisasi hasil riset. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap inovasi yang dihasilkan dapat selaras dengan kebutuhan dunia usaha, memperkuat mobilitas talenta, dan mendorong kolaborasi lintas disiplin ilmu. Kemitraan UI Shenzhen Chaoshan ini menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Industri-Akademik Melalui Strategi "3+2+1"
President Shenzhen Chaoshan Chamber of Commerce, Liu Haijing, menyambut baik kunjungan delegasi UI, menyebutnya sebagai momentum krusial untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri. Pihaknya berkomitmen pada pengembangan platform terintegrasi dan terdigitalisasi melalui rencana strategis “3+2+1”. Strategi ini berfokus pada internasionalisasi, transformasi digital, serta penguatan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing secara global.
Liu Haijing melihat potensi besar dari kemitraan UI Shenzhen Chaoshan, khususnya dalam menghubungkan kekuatan akademik dengan kebutuhan industri. Ia berharap kolaborasi ini dapat membuka lebih banyak peluang untuk pertukaran pengetahuan, pengembangan talenta, dan inovasi bersama. Keterbukaan ini menunjukkan keseriusan kedua belah pihak dalam membangun kerja sama yang produktif dan berkelanjutan.
Rencana strategis “3+2+1” mencakup tiga pilar utama: internasionalisasi, transformasi digital, dan penguatan kapasitas pelaku usaha. Melalui strategi ini, Shenzhen Chaoshan Chamber of Commerce berupaya menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan dan daya saing global. Kemitraan dengan UI diharapkan dapat memperkaya implementasi strategi ini, terutama dalam aspek pengembangan talenta dan inovasi.
Advertisement
Advertisement
Memperluas Peluang Kolaborasi Teknologi dan SDM
Hubungan kerja yang baik antara Indonesia dan Tiongkok turut menjadi landasan kuat bagi kemitraan ini, sebagaimana disampaikan oleh perwakilan industri, Li Xiaowei. Executive Vice President Asosiasi sekaligus Chairman Xinxun Group ini memaparkan perkembangan bisnisnya di bidang riset dan industri chip yang telah beroperasi selama tiga tahun di Jakarta dan Tangerang.
Melalui kemitraan UI Shenzhen Chaoshan, Li Xiaowei berharap dapat memperkuat peluang kolaborasi di bidang teknologi dan pengembangan sumber daya manusia. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk membuka ruang kerja sama yang lebih luas, termasuk program magang, penyerapan tenaga kerja, serta pengembangan teknologi bersama. Ini menunjukkan komitmen industri untuk berinvestasi pada talenta dan inovasi dari UI.
Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan bahwa kolaborasi antara UI dan mitra industri memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Ke depan, kerja sama ini akan diwujudkan dalam program konkret yang mendukung integrasi industri-akademik-riset, penguatan talenta digital, serta kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan di tingkat global.
Advertisement
Sumber: AntaraNews