Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, memastikan proses belajar mengajar di sekolah tetap berlangsung secara tatap muka. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Kepala Disdik OKU, Kadarisman, pada Jumat (27/3) di Baturaja. Penegasan ini bertujuan untuk menepis kekhawatiran orang tua murid di tengah isu penghematan energi nasional.
Kadarisman menegaskan tidak ada perubahan sistem pembelajaran di OKU, meskipun wacana penghematan energi sempat mencuat di tingkat nasional. Sekolah-sekolah di wilayah tersebut akan terus menjalankan kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Hal ini demi menjaga kualitas pendidikan dan perkembangan akademik siswa agar tetap optimal.
Kepastian Pembelajaran Tatap Muka OKU ini sekaligus menjawab keresahan yang sempat dirasakan oleh para orang tua. Mereka khawatir akan adanya peralihan ke sistem pembelajaran daring. Disdik OKU berkomitmen penuh untuk mempertahankan metode tatap muka yang dianggap paling efektif dan esensial bagi perkembangan siswa.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Kehadiran Langsung Guru dan Siswa
Menurut Kadarisman, pembelajaran langsung di sekolah masih menjadi metode paling efektif untuk proses pendidikan. Metode ini sangat krusial, terutama dalam menjaga kualitas pendidikan dan pengawasan terhadap siswa. Interaksi langsung antara guru dan murid menjadi kunci keberhasilan belajar yang optimal.
Ia menilai, kehadiran guru secara langsung sangat penting untuk memastikan proses belajar berjalan optimal di kelas. Melalui tatap muka, anak-anak dapat lebih terpantau perkembangannya, baik dari segi akademik maupun sosial. Interaksi dengan guru juga menjadi lebih maksimal dibandingkan jika mereka belajar dari rumah atau secara daring.
Disdik OKU meyakini bahwa Pembelajaran Tatap Muka OKU memberikan lingkungan belajar yang kondusif. Lingkungan ini memungkinkan siswa untuk bertanya, berdiskusi, dan menerima bimbingan secara langsung dari pendidik. Ini adalah faktor penting untuk mencapai hasil belajar yang optimal serta membentuk karakter siswa.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Terhadap Kebijakan Pusat dan Pencegahan Learning Loss
Kadarisman juga menyatakan dukungannya terhadap keputusan pemerintah pusat yang tidak menerapkan pembelajaran daring untuk sektor pendidikan. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya penghematan energi nasional yang sedang menjadi perhatian. Langkah tersebut dianggap tepat demi mencegah terjadinya penurunan kualitas pembelajaran atau learning loss di kalangan siswa.
Sebelumnya, wacana pembelajaran daring sempat mencuat seiring pembahasan strategi penghematan energi akibat dinamika global. Isu ini menimbulkan kekhawatiran di berbagai pihak, termasuk orang tua siswa. Namun, hasil koordinasi lintas kementerian memutuskan sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama dan tidak terdampak pada kebijakan tersebut.
Sektor pendidikan dipastikan tidak akan terdampak pada kebijakan penghematan energi tersebut, sehingga Pembelajaran Tatap Muka OKU dapat terus berlangsung. Hal ini memperkuat posisi metode tatap muka sebagai pilihan utama untuk pendidikan di daerah. Keputusan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan pendidikan berkualitas bagi generasi muda.
Advertisement
Meskipun demikian, sekolah-sekolah di Kabupaten OKU dipastikan tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Ini dilakukan demi menjaga kualitas pendidikan dan perkembangan akademik siswa agar tetap optimal. Dengan demikian, proses belajar mengajar dapat tetap berjalan normal dan efektif tanpa gangguan berarti.
Sumber: AntaraNews