Tragis: Remaja Hanyut di Sungai Cileungsi Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Pencarian Intensif

Seorang remaja yang hanyut di Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian selama lima jam. Simak detail evakuasi tim SAR gabungan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tragis: Remaja Hanyut di Sungai Cileungsi Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Pencarian Intensif
Seorang remaja yang hanyut di Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian selama lima jam. Simak detail evakuasi tim SAR gabungan. (AntaraNews)

Muhamad Arya Saputra (16) ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di Sungai Cileungsi, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Minggu, 22 Maret 2026. Pencarian intensif oleh tim SAR gabungan memakan waktu sekitar lima jam untuk menemukan korban.

Remaja asal Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong ini, dilaporkan hanyut saat sedang mandi di sungai bersama anggota keluarganya. Arus sungai yang deras diduga menjadi penyebab korban terbawa ke tengah aliran sungai Cileungsi.

Laporan kejadian diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor pada pukul 09.00 WIB dari warga setempat. Hal ini memicu respons cepat dari berbagai pihak untuk segera memulai operasi pencarian dan penyelamatan.

Kronologi Kejadian dan Upaya Pencarian Awal

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa laporan mengenai insiden ini diterima dari warga setempat. Tim segera bergerak menuju lokasi kejadian di Sungai Cileungsi untuk melakukan penanganan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor berangkat dari markas komando utama sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB untuk mempersiapkan operasi pencarian dan penyelamatan korban.

Operasi pencarian Muhamad Arya Saputra resmi dimulai pada pukul 12.00 WIB. Metode yang digunakan meliputi penyisiran darat di sepanjang aliran sungai dan upaya evakuasi di titik-titik krusial yang dicurigai sebagai lokasi korban.

Sinergi Tim SAR Gabungan dalam Penyelamatan Remaja Hanyut Cileungsi

Dalam proses pencarian korban hanyut di Cileungsi ini, koordinasi erat dilakukan dengan aparat setempat. Berbagai unsur terlibat aktif untuk memastikan efektivitas operasi pencarian dan penyelamatan korban.

Tim SAR gabungan terdiri dari BPBD Kabupaten Bogor, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Basarnas, TNI, Polri, Satpol PP, serta perangkat desa. Relawan SAR dan masyarakat juga turut serta memberikan bantuan dalam upaya pencarian.

Petugas dilengkapi dengan peralatan pendukung seperti alat water rescue dan perlengkapan penyelaman. Hal ini menunjukkan kesiapan tim dalam menghadapi kondisi medan sungai yang menantang dan berarus deras.

Penemuan Korban dan Proses Evakuasi

Upaya pencarian dilakukan secara intensif, menyisir setiap area sungai dan titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tersangkut. Fokus utama adalah menemukan Muhamad Arya Saputra secepat mungkin demi keluarga korban.

Setelah berlangsung selama sekitar lima jam, korban akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan. Penemuan ini terjadi pada pukul 16.50 WIB, mengakhiri penantian keluarga dan tim di lokasi kejadian.

Yudi Santosa mengonfirmasi, “Korban sudah ditemukan oleh tim SAR gabungan dan langsung dibawa ke rumah duka di wilayah Ciriung.” Proses evakuasi berjalan lancar setelah penemuan, dan jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi