Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mataram telah berhasil menyalurkan santunan Ramadhan senilai Rp3,9 miliar. Penyaluran ini berlangsung sepanjang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026. Ribuan mustahik di berbagai kelurahan di Kota Mataram menjadi sasaran utama program kebaikan ini.
Ketua Baznas Kota Mataram, H Djaswad, menjelaskan bahwa proses distribusi santunan dimulai pada minggu kedua Ramadhan. Seluruh dana telah terdistribusi secara merata kepada warga yang membutuhkan. Program ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat selama bulan penuh berkah.
Besaran santunan yang diterima mustahik bervariasi, mulai dari Rp150.000 hingga Rp250.000 per orang. Penerima mencakup fakir miskin di 50 kelurahan serta ribuan satuan tugas dari berbagai instansi. Peningkatan jumlah santunan tahun ini didukung oleh kenaikan realisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Advertisement
Advertisement
Target dan Sasaran Penyaluran Santunan Baznas Mataram
Santunan Baznas Mataram selama Ramadhan 1447 H/2026 ini menyasar sejumlah mustahik yang tersebar di seluruh Kota Mataram. Fakir miskin di 50 kelurahan menjadi prioritas utama, dengan jumlah penerima yang diusulkan oleh masing-masing kecamatan berkisar antara 100 hingga 200 orang. Jika dirata-ratakan, setidaknya 5.000 fakir miskin menerima bantuan ini, bahkan bisa lebih karena usulan dari kelurahan selalu diakomodasi.
Selain fakir miskin, santunan Ramadhan senilai Rp3,9 miliar tersebut juga dialokasikan untuk 2.411 satuan tugas (satgas) yang tersebar di lima organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kota Mataram. Kelompok penerima lainnya termasuk petugas kebersihan, tenaga honorer yang belum diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, marbot, guru ngaji, dan keluarga asuh.
H Djaswad menambahkan bahwa terdapat peningkatan besaran santunan yang diberikan tahun ini dibandingkan tahun 2025. Jika sebelumnya setiap orang menerima Rp150.000, kini jumlahnya meningkat menjadi Rp250.000. Peningkatan ini menunjukkan komitmen Baznas Mataram dalam memberikan dukungan yang lebih signifikan kepada para mustahik.
Advertisement
Advertisement
Peningkatan Realisasi ZIS dan Peran ASN
Peningkatan pemberian santunan oleh Baznas Kota Mataram pada tahun ini tidak lepas dari kenaikan realisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang berhasil dihimpun. Terutama, kontribusi signifikan datang dari zakat yang dikumpulkan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mataram.
Baznas Mataram optimistis dapat mencapai target penghimpunan ZIS sebesar Rp8 miliar pada tahun ini, meningkat dari target maksimal tahun-tahun sebelumnya yang berkisar Rp5 miliar hingga Rp6 miliar. Realisasi penghimpunan ZIS pada bulan Januari-Februari 2026 saja sudah mencapai Rp3 miliar, menunjukkan tren positif yang kuat.
Peningkatan realisasi ZIS, khususnya dari zakat ASN, merupakan dampak langsung dari instruksi Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana. Beliau secara tegas meminta agar seluruh ASN mengeluarkan zakat penghasilan mereka, yang kemudian dipotong langsung melalui bank. Kebijakan ini memastikan bahwa semua ASN Muslim tidak dapat menghindar dari kewajiban zakat penghasilan sesuai ketentuan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews