Aktivitas pergerakan penumpang kapal dari Merak, Banten, terus berdatangan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada H-6 Lebaran tahun 2026. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu, 15 Maret 2026, mulai pukul 14:00 WIB hingga 16:30 WIB, ratusan penumpang pejalan kaki dan kendaraan pemudik tampak turun dari kapal secara bergelombang di Pelabuhan Bakauheni.
Fenomena mudik lebih awal ini menjadi pilihan banyak masyarakat untuk menghindari potensi kemacetan yang kerap terjadi menjelang puncak arus Lebaran. Pemudik yang memilih berangkat lebih dini berharap dapat merasakan perjalanan yang lebih nyaman dan tidak terlalu menguras tenaga.
Langkah ini juga memungkinkan para pemudik untuk menikmati momen liburan serta perayaan Lebaran lebih lama bersama keluarga di kampung halaman. Kesiapan infrastruktur dan pelayanan di pelabuhan menjadi kunci utama dalam mendukung kelancaran arus mudik ini.
Advertisement
Advertisement
Kelancaran Arus Pemudik Merak Bakauheni Lebih Awal
Salah satu pemudik yang baru tiba di Pelabuhan Bakauheni, Al Azhar, mengungkapkan bahwa perjalanan mudik yang dilakukannya lebih awal berjalan sangat lancar. Ia menyebut tidak ada kemacetan signifikan baik di perjalanan dari Bekasi hingga sampai di Pelabuhan Merak, Banten.
Menurutnya, keputusan untuk mudik lebih awal sangat tepat karena tidak terlalu menguras tenaga. Ketiadaan kemacetan parah selama perjalanan maupun di Pelabuhan Merak dan Bakauheni membuat pengalaman mudik terasa lebih nyaman.
Al Azhar juga menambahkan bahwa tujuan mudik lebih awal ini adalah untuk menikmati momen liburan dan Lebaran lebih lama bersama keluarga di kampung. Ia merasa terbantu dengan fasilitas dan pelayanan petugas di Pelabuhan Bakauheni yang dinilainya cukup baik, terutama dalam mengarahkan pemudik menuju ruang tunggu serta terminal pelabuhan.
Advertisement
Advertisement
Strategi ASDP Bakauheni Hadapi Puncak Arus Mudik
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengoperasikan empat pelabuhan untuk memberikan pelayanan optimal kepada para pemudik. Pelabuhan-pelabuhan ini melayani penyeberangan baik dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa maupun sebaliknya.
Empat pelabuhan yang disiagakan oleh ASDP Cabang Bakauheni meliputi Pelabuhan utama Bakauheni, Pelabuhan Bandar Bakauheni Jaya (BBJ), Pelabuhan WIKA, dan Pelabuhan PT. SMA. Penyiagaan ini merupakan bagian dari upaya ASDP untuk mengantisipasi lonjakan Pemudik Merak Bakauheni.
Berdasarkan data 24 jam dari posko ASDP angkutan Lebaran 2026, realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada H-7 Lebaran mencapai 72.735 orang.
Advertisement
Sementara itu, realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 40.794 orang pada periode yang sama.
Advertisement
Imbauan Pembelian Tiket Ferizy untuk Pemudik
Melihat tingginya angka pergerakan penumpang, PT ASDP mengimbau kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan untuk membeli tiket Ferizy dari jauh hari. Imbauan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan mudik.
Pembelian tiket secara daring dan lebih awal dapat membantu pemudik menghindari antrean panjang serta memastikan ketersediaan slot penyeberangan. Hal ini juga mendukung upaya ASDP dalam mengelola arus kendaraan dan penumpang secara lebih teratur.
Dengan perencanaan yang matang dan pembelian tiket jauh-jauh hari, diharapkan para pemudik dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman. Kepatuhan terhadap imbauan ini akan sangat membantu kelancaran operasional pelabuhan selama masa angkutan Lebaran 2026.
Advertisement
Sumber: AntaraNews