Kecelakaan lalu lintas melibatkan satu mobil wing boks dan lima sepeda motor terjadi di depan UNISMA Bekasi, Jalan Cut Mutia, Margahayu, Kora Bekasi pada Senin (29/6). Akibat kejadian itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara lima korban lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit.
Kanit Laka Lantas Polsek Rawalumbu, Iptu Asep Triana mengatakan, kepolisian mengutamakan mengevakuasi para korban ke ambulans sehingga identitas seluruh korban masih dalam pendataan.
“Detail nama-namanya belum tahu karena tadi kami fokus mengurus korban dulu. Korban langsung kami amankan ke ambulans dan dibawa ke rumah sakit,” kata Asep kepada wartawan, Senin (29/6).
Menurut dia, sementara ini satu korban meninggal dunia berada di Rumah Sakit Umum. Sementara seorang korban luka dirawat di Rumah Sakit Siloam Blue Plaza. Adapun korban lainnya masih tersebar di sejumlah rumah sakit sehingga belum seluruhnya terdata.
Asep menyebut kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut terdiri dari satu mobil wing boks dan lima sepeda motor pukul 08.30 WIB. Dugaan awal, mobil wing boks diduga menerobos lampu merah. Saat itu, arus lalu lintas dari arah UNISMA menuju Jalan Kartini sudah mendapat lampu hijau.
“Menurut saksi, dia sudah posisi lampu merah, sementara dari arah UNISMA ke Kartini sudah hijau. Belum diketahui apakah mobil mengalami rem blong atau memang memaksa menerobos lampu merah,” ujar dia.
Kasus kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan. "Evakuasi sudah selesai tadi pukul 09.00 WIB," ujar dia.
Satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka setelah mobil wing boks menabrak lima sepeda motor di depan UNISMA Bekasi, Jalan Cut Mutia, Margahayu, Kota Bekasi, Senin (29/6).
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Gefri Agitia mengatakan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, kendaraan tidak dalam kondisi siap beroperasi karena mengalami rem blong.
“Info awal sementara ada satu korban meninggal dunia dan lima lainnya luka. Dugaan sementara terkait kendaraannya tidak siap beroperasi (rem blong). Mohon waktu, kami sedang mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan rekaman CCTV,” kata Gefri kepada wartawan, Senin (29/6).
Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polsek Rawalumbu Iptu Asep Triana mengatakan seluruh korban langsung dievakuasi ke rumah sakit sehingga identitas mereka masih didata.
“Detail nama-namanya belum tahu karena tadi kami fokus mengurus korban dulu. Korban langsung kami amankan ke ambulans dan dibawa ke rumah sakit,” ujar Asep.
Menurut Asep, korban meninggal dunia berada di Rumah Sakit Umum. Sementara seorang korban luka dirawat di Rumah Sakit Siloam Blue Plaza. Korban luka lainnya masih berada di sejumlah rumah sakit sehingga belum seluruhnya terdata.
Hasil penyelidikan awal, mobil wing boks diduga menerobos lampu merah sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu arus lalu lintas dari arah UNISMA menuju Jalan Kartini telah mendapat lampu hijau.
“Menurut saksi, dia sudah posisi lampu merah, sementara dari arah UNISMA ke Kartini sudah hijau. Belum diketahui apakah mobil mengalami rem blong atau memang memaksa menerobos lampu merah,” kata Asep.
Polisi masih mengumpulkan keterangan para saksi serta memeriksa rekaman CCTV untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut. Proses evakuasi telah selesai dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB.
Kepolisian mengamankan sopir mobil wing boks yang diduga menjadi penyebab kecelakaan di depan UNISMA Bekasi, Jalan Cut Mutia, Margahayu, Kota Bekasi, Senin (29/6). Kecelakaan itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Kanit Laka Lantas Polsek Rawalumbu Iptu Asep Triana mengatakan, sopir telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan terkait penyebab kecelakaan.
“Sudah diamankan,” kata Asep kepada wartawan, Senin (29/6).
Selain sopir, polisi juga telah mengamankan mobil wing boks dan kendaraan lain yang terlibat sebagai barang bukti. “Mobil dan motor sudah diamankan juga,” ujar Asep.
Advertisement