Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Dukungan ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Idul Fitri di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat mewakili Bupati Bogor dalam rapat koordinasi lintas sektoral.
Rapat penting ini diselenggarakan di Aula Sanika Polres Bogor, Cibinong, pada hari Jumat, 7 Maret 2026. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, perangkat daerah, serta jajaran Forkopimcam. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah dan koordinasi dalam menghadapi momentum arus mudik dan perayaan Idul Fitri tahun ini.
Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor siap memberikan dukungan maksimal dari berbagai sisi. Dukungan ini mencakup penyediaan fasilitas, penanganan jalur mudik yang optimal, pengelolaan kawasan pusat keramaian, hingga penyebaran informasi layanan darurat kepada masyarakat. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Pemkab Bogor untuk Kelancaran Arus Mudik dan Idul Fitri
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menekankan pentingnya sinergi antara seluruh perangkat daerah dengan TNI-Polri dan unsur Forkopimda. Sinergi ini merupakan fondasi utama dalam menyukseskan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Pemkab Bogor akan fokus pada aspek-aspek krusial yang mendukung kelancaran dan keamanan masyarakat selama periode Lebaran.
Dukungan konkret dari Pemkab Bogor meliputi penanganan jalur mudik yang rawan kemacetan atau kecelakaan, serta pengelolaan efektif di kawasan yang menjadi pusat keramaian. Selain itu, penyebaran informasi layanan darurat yang akurat dan mudah diakses menjadi prioritas. Langkah-langkah ini diambil untuk meminimalisir potensi kendala dan memastikan kenyamanan masyarakat.
Selain pengamanan arus mudik dan arus balik, Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah mempersiapkan agenda besar lainnya pada momentum Idul Fitri tahun ini. Salah satunya adalah pelaksanaan shalat Idul Fitri bersama yang akan digelar di Lapangan Stadion Pakansari. Ajat menjelaskan bahwa ini merupakan kali pertama shalat Idul Fitri diselenggarakan di Lapangan Stadion Pakansari sejak stadion tersebut berdiri.
Advertisement
Lebih lanjut, Pemkab Bogor juga menyiapkan program mudik bersama untuk masyarakat. Program ini akan didukung dengan penambahan armada bus dari Dinas Perhubungan, serta bantuan dari pihak swasta. Ajat menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Lebaran, mulai dari arus mudik, pelaksanaan shalat Idul Fitri, hingga arus balik, harus dipersiapkan secara matang melalui kerja sama seluruh unsur terkait.
Advertisement
Strategi Pengamanan Polres Bogor: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengumumkan bahwa Operasi Ketupat Lodaya 2026 mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Pendekatan operasional ini lebih mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.
Evaluasi dari pelaksanaan operasi tahun sebelumnya menunjukkan adanya peningkatan tingkat kriminalitas selama periode mudik dan arus balik. Hal ini menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak yang terlibat. Kapolres Wikha Ardilestanto menekankan bahwa diperlukan langkah nyata dari semua unsur, mulai dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, hingga pemerintah kecamatan dan desa, untuk mengatasi potensi ini.
Sebagai bagian dari langkah preventif, Polsek Parung Panjang telah menginisiasi pembagian sekitar 100 gembok kepada masyarakat. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan rumah dan kendaraan yang ditinggalkan saat mudik. Selain itu, Polres Bogor juga mendistribusikan sejumlah CCTV portable ke beberapa masjid di wilayah Kabupaten Bogor untuk membantu pengawasan lingkungan selama periode Lebaran.
Advertisement
Dalam upaya pengamanan lalu lintas, Kapolres Bogor menekankan pentingnya koordinasi terpadu antar-instansi, terutama di jalur wisata dan jalur mudik yang padat seperti kawasan Puncak. Ia meminta seluruh unsur, termasuk Dinas Perhubungan dan Satpol PP, untuk bergabung dalam satu pos terpadu di Pos Gadog Hugeng. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan meminimalisir hambatan lalu lintas, termasuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan pada hari kedua Idul Fitri.
Sumber: AntaraNews