Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia, Edy Supartono, telah mengonfirmasi kehadiran perangkat True Wireless Stereo (TWS) premium Huawei FreeBuds Pro 5 di pasar Indonesia. Perangkat ini merupakan penerus dari Huawei FreeBuds Pro 4 yang sebelumnya telah dirilis. Konfirmasi ini disampaikan Edy setelah peluncuran Huawei Mate X7 dan Huawei WATCH Ultimate 2 di Jakarta pada Kamis (6/3).
Edy Supartono menekankan bahwa Huawei FreeBuds Pro 5 adalah TWS premium yang dirancang untuk memberikan pengalaman audio luar biasa. Perangkat ini dilengkapi dengan sistem akustik dual-driver dan fitur Active Noise Cancellation (ANC) canggih. Kehadiran FreeBuds Pro 5 diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen akan perangkat audio berkualitas tinggi.
Meskipun demikian, Edy belum memberikan informasi detail mengenai waktu peluncuran resmi maupun harga dari TWS premium tersebut di Indonesia. Konsumen di Tanah Air masih harus bersabar menantikan pengumuman lebih lanjut dari pihak Huawei.
Advertisement
Advertisement
Huawei FreeBuds Pro 5 dirancang untuk memberikan kualitas suara yang superior, didukung oleh sistem akustik dual-driver yang canggih. Sistem ini menggabungkan unit bass dual-magnet ultra-linear dengan tweeter mikro-planar ultra-tipis, memungkinkan reproduksi suara mulai dari bass yang kuat hingga 10Hz dan treble setinggi 48kHz. Teknologi ini memastikan setiap detail musik dapat terdengar jernih dan kaya tekstur.
Salah satu fitur unggulan dari Huawei FreeBuds Pro 5 adalah Active Noise Cancellation (ANC) yang ditingkatkan secara signifikan. Perangkat ini menggunakan sistem Dual-Engine AI Noise Cancellation yang diklaim mampu meredam kebisingan hingga tiga kali lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. Fitur ini memungkinkan pengguna menikmati audio tanpa gangguan, bahkan di lingkungan yang bising.
Untuk daya tahan, Huawei FreeBuds Pro 5 menawarkan penggunaan yang impresif hingga 38 jam dengan bantuan casing pengisi daya. Setiap earbud sendiri dapat bertahan hingga 9 jam tanpa ANC atau sekitar 6 jam dengan ANC aktif. Perangkat ini juga akan tersedia dalam empat pilihan warna menarik, yaitu Sand, White, Grey, dan Blue, memberikan opsi personalisasi bagi pengguna.
Advertisement
Advertisement
Jika mengacu pada versi yang telah dirilis di China, Huawei FreeBuds Pro 5 kemungkinan besar akan ditenagai oleh chip Kirin A3. Chip ini menjadi kunci dalam mendukung fitur streaming audio lossless hingga 4,6 Mbps, terutama dengan teknologi NearLink milik Huawei. Hal ini menjamin kualitas suara yang sangat tinggi, mendekati kualitas studio.
FreeBuds Pro 5 kompatibel dengan berbagai codec audio populer, termasuk AAC, SBC, LDAC, dan L2HC, memastikan fleksibilitas penggunaan dengan berbagai perangkat. Dukungan codec ini memungkinkan pengguna menikmati audio berkualitas tinggi dari berbagai sumber.
Dalam hal konektivitas, earbud ini mendukung Bluetooth 6.0 dan koneksi multi-perangkat, memungkinkan transisi mulus antara beberapa perangkat seperti smartphone dan tablet. Desainnya yang ergonomis juga menjamin kenyamanan pemakaian dalam jangka waktu lama, dengan berat sekitar 5.5 gram per earbud.
Advertisement
Advertisement
Huawei FreeBuds Pro 5 memiliki rating IP57, yang berarti earbud ini tahan terhadap debu dan air, bahkan mampu bertahan jika terendam air hingga kedalaman tertentu. Sementara itu, kotak pengisi dayanya juga memenuhi rating IP54, memberikan perlindungan dari cipratan air dan debu. Tingkat ketahanan ini menjadikan FreeBuds Pro 5 pilihan yang andal untuk berbagai aktivitas, termasuk olahraga.
Secara desain, FreeBuds Pro 5 mempertahankan estetika premium dengan casing pengisi daya berbentuk oval dan sentuhan diamond-cut pada earbud. Desain in-ear dengan stem dan ujung silikon memastikan kenyamanan serta isolasi suara yang optimal.
Saat pertama kali diluncurkan di China, Huawei FreeBuds Pro 5 dibanderol dengan harga 1.449 yuan, yang setara dengan sekitar Rp3,5 jutaan. Namun, perlu diingat bahwa harga dan ketersediaan resmi untuk pasar Indonesia masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari Huawei Device Indonesia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews