Penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengejutkan sejumlah kader Partai Golkar. Sebab, sebagai pimpinan partai, Fadia punya peran sentral yang kuat.
Sekretaris DPC Golkar Kabupaten Pekalongan Ruben membenarkan ihwal kejadian penangkapan Bupati Pekalongan. Ia mengungkapkan Fadia Arafiq merupakan kader tulen partainya. Sehingga adanya OTT dari KPK benar-benar mengejutkan rekan-rekan partainya.
"Saya baru dengar kabarnya dari teman-teman DPC Pekalongan. Yang jelas kami semua kaget. Apalagi beliau sebagai Ketua DPC Golkar Kabupaten Pekalongan. Tahun ini sudah kepemimpinan yang periode ketiga," kata Ruben, Selasa (3/3).
Advertisement
Buka Puasa Bersama
Fadia Arafiq tercatat sebagai Bupati Pekalongan dua periode. Pada Pilkada Pekalongan 2024 kemarin, Fadia yang berpasangan dengan Sukirman dari PKB mampu meraup suara lebih dari 50 persen.
Ruben juga bilang partainya sebenarnya menaruh harapan besar kepada Fadia Arafiq. Sebab, sebagai pucinan partai, Fadia punya peran sentral yang kuat. Terutama karena putri almarhum Arrafiq ini sudah tahu seluk-beluk peta politik Pekalongan.
"Beliau ini sudah dua kali jadi bupati, ini periode keduanya," tuturnya.
Pihaknya menyampaikan Fadia sempat menginformasikan akan mengadakan buka puasa bersama dengan pengurus dan kader Golkar Kabupaten Pekalongan.
"Agenda terdekatnya paling buka puasa bersama," pungkasnya.