ITDC Intensifkan Pemulihan Anak Terdampak Banjir Mandalika dengan Bantuan dan Trauma Healing

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mengintensifkan program Pemulihan Anak Terdampak Banjir Mandalika pascabencana alam, menyalurkan bantuan dan menggelar trauma healing untuk memulihkan kondisi emosional mereka.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
ITDC Intensifkan Pemulihan Anak Terdampak Banjir Mandalika dengan Bantuan dan Trauma Healing
InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mengintensifkan program Pemulihan Anak Terdampak Banjir Mandalika pascabencana alam, menyalurkan bantuan dan menggelar trauma healing untuk memulihkan kondisi emosional mereka. (AntaraNews)

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) secara proaktif mengintensifkan program pemulihan pascabencana alam di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Fokus utama ITDC adalah memberikan dukungan komprehensif bagi anak-anak yang terdampak banjir. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan ITDC terhadap masyarakat sekitar kawasan.

Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyatakan bahwa penanganan bencana tidak hanya berpusat pada aspek fisik, tetapi juga mencakup pemulihan sosial dan psikologis masyarakat. ITDC telah menyalurkan 70 paket bantuan sembako kepada warga terdampak di KEK Mandalika sebagai langkah awal. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.

Peristiwa hidrometeorologi yang terjadi akibat dinamika cuaca, iklim, dan curah hujan berintensitas tinggi pada 23-25 Februari 2026 menyebabkan genangan di 10 dusun Desa Kuta serta 9 titik di KEK Mandalika. Sejak hari kejadian, ITDC bergerak cepat berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Kuta dan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk melakukan penanganan cepat.

Dukungan Komprehensif ITDC untuk Korban Banjir

Sebagai bentuk perhatian mendalam, ITDC menyalurkan 70 paket bantuan sembako kepada warga terdampak di KEK Mandalika. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan masyarakat secara menyeluruh. ITDC berkomitmen untuk memastikan warga dapat segera kembali pulih dan beraktivitas normal.

Troy Warokka menegaskan bahwa dukungan ini adalah wujud nyata dari tanggung jawab sosial perusahaan. Fokus penanganan bencana tidak hanya pada infrastruktur, melainkan juga pada kesejahteraan sosial dan psikologis. Pendekatan holistik ini menjadi prioritas utama ITDC dalam setiap penanganan pascabencana.

Sejak awal kejadian, ITDC telah berkoordinasi erat dengan Pemerintah Desa Kuta dan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk penanganan cepat. Koordinasi ini bertujuan untuk melakukan penutupan akses jalan di beberapa titik krusial serta percepatan normalisasi kawasan.

Pemulihan Psikologis dan Edukasi Anak Terdampak

Dalam upaya Pemulihan Anak Terdampak Banjir Mandalika, ITDC menghadirkan kegiatan trauma healing khusus. Program ini dilaksanakan di Mandalika Child Learning Center (MCLC) bekerja sama dengan Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI). Kegiatan ini dirancang untuk membantu anak-anak mengatasi dampak emosional pascabencana.

Anak-anak diajak mengikuti sesi musik dan dongeng interaktif yang menyenangkan. Sesi ini bertujuan untuk memulihkan kondisi emosional mereka yang mungkin terganggu akibat pengalaman banjir. Pendekatan kreatif ini diharapkan dapat memberikan efek positif pada psikis anak-anak.

Selain trauma healing, ITDC juga menyalurkan 58 paket alat sekolah bagi anak-anak terdampak sebagai dukungan pemulihan aktivitas belajar mereka. Pullman Lombok Mandalika turut berkontribusi dengan menyediakan konsumsi buka puasa bagi para peserta kegiatan.

Penanganan Infrastruktur dan Mitigasi Berkelanjutan

Peristiwa hidrometeorologi yang menyebabkan banjir terjadi pada 23-25 Februari 2026. Curah hujan berintensitas tinggi menjadi pemicu utama genangan di 10 dusun Desa Kuta dan 9 titik di KEK Mandalika. ITDC segera mengambil langkah cepat untuk menanggulangi dampak bencana ini.

Tim ITDC bersama BWS melakukan peninjauan lanjutan di titik Ground Water Tank (GWT) Barat. Setelah peninjauan, pengerukan sedimen dilakukan menggunakan alat berat untuk membersihkan area tersebut. Upaya ini krusial untuk mengembalikan fungsi infrastruktur dan mencegah genangan serupa di masa mendatang.

Troy Warokka menyatakan bahwa ITDC bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus memantau kondisi pascabanjir. Normalisasi infrastruktur, dukungan sosial bagi masyarakat, serta penguatan mitigasi akan dijalankan secara berkelanjutan hingga aktivitas warga dan kawasan pulih sepenuhnya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi