Putri Indonesia Kalsel Talita Fatimah Siap Angkat Budaya Sungai Banjarmasin ke Nasional

Talita Fatimah Rahma, Putri Indonesia Kalsel 2026, bertekad membawa kekayaan budaya sungai Banjarmasin ke panggung nasional melalui edukasi anak-anak dan boneka Bekantan, menarik perhatian publik pada kearifan lokal 'Kota Seribu Sungai'.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Putri Indonesia Kalsel Talita Fatimah Siap Angkat Budaya Sungai Banjarmasin ke Nasional
Talita Fatimah Rahma, Putri Indonesia Kalsel 2026, bertekad membawa kekayaan budaya sungai Banjarmasin ke panggung nasional melalui edukasi anak-anak dan boneka Bekantan, menarik perhatian publik pada kearifan lokal 'Kota Seribu Sungai'. (AntaraNews)

Talita Fatimah Rahma, perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan dalam ajang Putri Indonesia 2026, menyatakan kesiapannya untuk mempromosikan budaya sungai Kota Banjarmasin ke tingkat nasional. Komitmen ini disampaikan oleh Talita saat berkunjung dan bertemu dengan Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR di Balaikota pada Kamis, 27 Februari 2026.

Kunjungan tersebut menjadi platform bagi Talita untuk memaparkan visinya yang berfokus pada pengangkatan kearifan lokal Banjarmasin, yang dikenal sebagai 'Kota Seribu Sungai'. Ia berencana untuk mengenalkan pesona sungai Martapura dan Barito, serta budaya suku Banjar yang telah ada sejak Banjarmasin didirikan pada 24 September 1527.

Melalui inisiatif ini, Talita berharap dapat mengharumkan nama Kalimantan Selatan dan Kota Banjarmasin di kancah nasional. Persiapan intensif akan dilakukannya menjelang masa karantina Putri Indonesia yang akan dimulai pada 8 April 2026, sebelum malam final pada 24 April 2026 di Jakarta.

Visi Edukasi Budaya Sungai Banjarmasin

Lita, panggilan akrab Talita Fatimah Rahma, memiliki visi yang jelas untuk mengangkat budaya sungai Kalimantan Selatan, khususnya di Kota Banjarmasin. Konsep utamanya adalah melalui edukasi anak-anak dengan pendekatan audio visual yang inovatif.

Pendekatan ini akan menggunakan boneka khas Bekantan, ikon fauna Kalimantan, sebagai media pembelajaran yang menarik. Tujuannya adalah untuk menanamkan pemahaman dan kecintaan terhadap budaya sungai sejak dini, sekaligus memperkenalkan keunikan Banjarmasin kepada khalayak yang lebih luas.

Kota Banjarmasin, dengan julukan 'Kota Seribu Sungai', memiliki warisan budaya yang kaya yang berpusat pada kehidupan sungai. Sungai Martapura dan Sungai Barito menjadi urat nadi kehidupan dan identitas kota tersebut, membentuk kearifan lokal suku Banjar yang telah turun-temurun.

Dukungan Penuh Pemerintah Kota Banjarmasin

Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, menyambut baik dan mengapresiasi upaya Talita Fatimah. Ia menyatakan dukungan penuh pemerintah kota terhadap misi Talita untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Banjarmasin di tingkat nasional.

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani, yang merasa bangga atas kiprah Talita di ajang pemilihan Putri Indonesia. Mereka berharap Talita dapat menjadi duta yang efektif dalam mengenalkan potensi wisata Banjarmasin.

Pemerintah kota berharap partisipasi Talita dapat berkontribusi signifikan, terutama menjelang perayaan 500 Tahun Kota Banjarmasin. Dukungan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan dan mempromosikan identitas budaya kota.

Langkah Menuju Karantina Nasional

Sebelum memasuki masa karantina, Talita juga menyempatkan diri mengunjungi outlet Dekranasda Kota Banjarmasin di kantor Pemkot Banjarmasin. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung produk lokal unggulan, seperti kain Sasirangan khas Banjarmasin, yang juga dapat menjadi bagian dari promosi budaya.

Talita dijadwalkan akan mengikuti masa karantina ajang kontes kecantikan Putri Indonesia pada 8 April 2026. Puncak kompetisi akan berlangsung pada malam final tanggal 24 April 2026, bertempat di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center, Jakarta.

Dengan visi yang kuat dan dukungan dari pemerintah daerah, Talita Fatimah Rahma optimis dapat berprestasi di tingkat nasional. Ia berharap dapat membawa nama baik Provinsi Kalimantan Selatan dan Kota Banjarmasin, serta mengenalkan keindahan budaya sungai kepada seluruh Indonesia.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi