Kondisi Terkini Mapolda DIY Usai Demo Massa Berujung Ricuh, Tiga Mahasiswa Ditangkap Dipulangkan

Kepolisian membantah informasi yang beredar mengenai adanya tembakan gas air mata maupun tembakan peringatan.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Kondisi Terkini Mapolda DIY Usai Demo Massa Berujung Ricuh, Tiga Mahasiswa Ditangkap Dipulangkan
Kondisi Terkini Mapolda DIY Usai Demo Massa Berujung Ricuh, Tiga Mahasiswa Ditangkap Dipulangkan (Merdeka.com)

Aksi penyampaian aspirasi di depan Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (24/2) kemarin, sempat berakhir ricuh. Bahkan, dalam aksi itu diwarnai dengan perusakan pagar sisi timur Mapolda DIY.

"Meski demikian, situasi secara umum dapat dikendalikan oleh aparat kepolisian dan kondisi wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dipastikan tetap aman dan kondusif," kata Kabid Humas Polda DIY, Kombes Ihsan dalam keterangannya, Rabu (25/2).

Mahasiswa Demo Depan Mapolda DIY Dibebaskan
Mahasiswa Demo Depan Mapolda DIY Dibebaskan Dokumen Polisi

Meski sudah kondusif, Ihsan menyayangkan unjuk rasa yang awalnya berlangsung sebagai penyampaian aspirasi harus berakhir ricuh serta disertai pengrusakan fasilitas.

“Kami menyayangkan aksi tersebut berakhir ricuh dan terjadi pengrusakan pada pagar sisi timur Mapolda. Namun secara umum, situasi dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan,” ujar Ihsan.

Ihsan mengapresiasi kepada masyarakat DIY, termasuk unsur 'Jaga Warga', yang turut bersinergi bersama aparat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurutnya, pendekatan pengamanan dilakukan dengan mengedepankan kearifan lokal dan kultur budaya Jawa. Petugas disebutnya tetap bersikap sabar dan persuasif meskipun menghadapi massa yang sempat bertindak anarkis.

Mahasiswa Demo Depan Mapolda DIY Dibebaskan
Mahasiswa Demo Depan Mapolda DIY Dibebaskan Dokumen Polisi

Dalam kegiatan tersebut, petugas sempat mengamankan tiga mahasiswa. Namun, ketiganya telah diserahkan kembali kepada pihak rektorat pada pukul 22.30 WIB setelah dilakukan koordinasi dengan pihak kampus.

Lebih lanjut, Ihsan menegaskan, informasi yang beredar mengenai adanya tembakan gas air mata maupun tembakan peringatan adalah tidak benar.

“Kami tegaskan bahwa selama kegiatan pengamanan, petugas tidak dilengkapi senjata. Suara yang terdengar di lokasi berasal dari petasan yang dibawa oleh massa aksi,” tegas Ihsan.

Saat ini, situasi di depan Mapolda DIY sudah kembali aman dan terkendali. Bahkan, arus lalu lintas telah kembali normal dan secara umum kondisi kamtibmas di wilayah DIY dalam keadaan kondusif.

Sebelumnya, Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) DIY Yogyakarta mencekam. Pendemo yang beraksi sekira pukul 18.00 berujung ricuh, Selasa (24/2).

Pagar pembatas di sisi timur Mapolda dirobohkan massa. Padahal kawat berduri sudah dipasang di sekitarnya. Massa menerobos masuk hingga halaman markas.

Kabaid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, massa mulai berdatangan sekitar pukul 18.00 Wib. Situasi yang awalnya terkendali berubah ketika sekelompok orang diduga melakukan tindakan anarkis.

"Mereka melakukan perusakan pagar sisi timur, kemudian masuk dan diterima Dirintelkam dengan baik," ungkap Ihsan saat dihubungi pada Selasa malam.

Rekomendasi