Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menjelaskan alasan menggunakan fasilitas jet pribadi yang diberikan Oesman Sapta Odang (OSO) saat pergi ke Takalar, Sulawesi Selatan untuk meresmikan Balai Sarkinah.
Nasaruddin beralasan, saat itu waktu sudah tengah malam pukul 11.00 Wib dan tidak ada pesawat komersial lagi. Ditambah paginya harus kembali ke Jakarta untuk persiapan sidang isbat.
"Karena jam 11 malam kan enggak mungkin ada pesawat lagi ke sana dan besok paginya balik lagi karena ada persiapan sidang isbat," kata Nasaruddin di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Senin (23/2).
Hari ini, Senin (23/2), Nasaruddin kembali menyambangi KPK untuk melaporkan dugaan gratifikasi pesawat jet pribadi yang ia terima.
"Nah, saya datang ke sini untuk datang ke sini untuk menyampaikan hal itu ya. Alhamdulillah sudah berjalan lancar dan itulah tekad saya, saya ingin menjadi contoh ya terhadap para bawahan kami nanti, staf kami di seluruh lapisan bawah," ucapnya.
Advertisement
Viral di Media Sosial
Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) telah melakukan klarifikasi atas viralnya kunjungan menteri agama yang menggunakan jet pribadi.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar menjelaskan Menag menggunakan jet pribadi saat mengunjungi Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, yakni pada 15 Februari 2026.
Advertisement
Pinjaman dari OSO
Thobib menjelaskan jet pribadi tersebut merupakan milik tokoh nasional Oesman Sapta Odang yang meminjamkannya untuk Menag dengan alasan efisiensi waktu.
"Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan Menag. Pak OSO (juga) yang berinisiatif siapkan jet pribadi untuk Menag agar bisa hadir di tengah agenda Menag yang padat," ujar Thobib dalam keterangan resmi pada laman Kemenag.