Gubernur Helmi Hasan Pastikan Kelanjutan Program TMMD Bengkulu Selatan dengan Anggaran Fantastis

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan berkomitmen penuh melanjutkan program TMMD Bengkulu Selatan, bahkan dengan penambahan anggaran signifikan dari APBD provinsi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gubernur Helmi Hasan Pastikan Kelanjutan Program TMMD Bengkulu Selatan dengan Anggaran Fantastis
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan berkomitmen penuh melanjutkan program TMMD Bengkulu Selatan, bahkan dengan penambahan anggaran signifikan dari APBD provinsi. (AntaraNews)

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan telah memastikan kelanjutan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Bengkulu Selatan. Komitmen ini diperkuat dengan rencana penambahan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi untuk mendukung keberlanjutan inisiatif pembangunan ini. Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur di Bengkulu pada Sabtu (21/2), menandai fokus pemerintah daerah pada pemerataan pembangunan.

Program TMMD bertujuan utama untuk membangun infrastruktur dasar di desa-desa, yang sangat vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Pembangunan jalan desa, misalnya, menjadi prioritas mendesak karena secara langsung mempengaruhi kelancaran distribusi hasil kebun dan mobilitas antar-wilayah. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga dan membuka akses yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat di Bengkulu Selatan.

Pada Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah mengalokasikan dana sebesar Rp11 miliar untuk program TMMD di empat desa, yaitu Kayu Ajaran, Air Kemang, Air Nibung, dan Kemang Manis. Dengan rencana penambahan anggaran hingga Rp30 miliar, total investasi provinsi untuk TMMD di Bengkulu Selatan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan setiap warga negara mendapatkan haknya atas fasilitas publik dan pembangunan yang merata.

Komitmen Gubernur Perkuat TMMD dengan Anggaran APBD

Gubernur Helmi Hasan secara tegas menyatakan bahwa program TMMD akan terus dilanjutkan dan diperkuat di wilayah Bengkulu Selatan. "Program TMMD ini terus kita lanjutkan. Tahun ini insyaallah akan kita tambahkan lagi sekitar Rp30 miliar dari APBD provinsi," katanya di Bengkulu, Sabtu.

Penambahan anggaran yang signifikan ini menunjukkan prioritas pemerintah daerah dalam mengatasi kesenjangan infrastruktur, khususnya di daerah pedesaan. Alokasi dana sebesar Rp11 miliar pada Tahun Anggaran 2025 telah digunakan untuk pembangunan di empat desa, yaitu Kayu Ajaran, Air Kemang, Air Nibung, dan Kemang Manis.

Komitmen ini juga mencerminkan visi pemerintah untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat dapat menikmati fasilitas dan haknya sebagai warga negara, tanpa membedakan suku, agama, maupun profesi. Kehadiran pemerintah melalui program TMMD menjadi wujud nyata dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan keadilan sosial bagi seluruh penduduk Bengkulu Selatan.

Dampak Positif Pembangunan Infrastruktur bagi Warga Bengkulu Selatan

Pembangunan infrastruktur dasar, terutama jalan desa, merupakan kebutuhan mendesak yang berkaitan erat dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Jalan yang baik sangat krusial untuk mengangkut hasil kebun, seperti kelapa sawit, dan memperlancar akses antar-wilayah. Kondisi jalan yang memadai akan secara langsung meningkatkan efisiensi transportasi dan mengurangi biaya logistik bagi petani dan pelaku usaha lokal.

Seorang warga Desa Kemang Manis, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan bernama Hartini, mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan jalan melalui program TMMD di desanya. "Alhamdulillah sekarang jalan sudah bisa dilalui. Kami jadi lebih mudah bawa hasil kebun. Dulu jalannya sulit dilewati dan cukup terjal," ujarnya.

Akses jalan yang lebih baik tidak hanya mempermudah aktivitas ekonomi, tetapi juga meningkatkan konektivitas sosial antar-desa. Hal ini memungkinkan warga untuk lebih mudah mengakses layanan publik, pendidikan, dan kesehatan. Program TMMD Bengkulu Selatan, dengan fokus pada infrastruktur, menjadi katalisator penting bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan secara keseluruhan.

Ajakan Persatuan dan Kewaspadaan Terhadap Informasi Hoaks

Selain fokus pada pembangunan fisik, Gubernur Helmi Hasan juga mengajak masyarakat Bengkulu Selatan untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Beliau menekankan pentingnya tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah belah kerukunan antarwarga.

"Kita ingin membangun Bengkulu Selatan ini secara bersama-sama. Jangan terpancing hoaks yang memprovokasi dan menebarkan kebencian," kata Gubernur. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada ketersediaan dana dan infrastruktur, tetapi juga pada stabilitas sosial dan mentalitas positif warga.

Dengan menjaga lingkungan yang kondusif dan terhindar dari provokasi, masyarakat dapat lebih fokus pada upaya-upaya produktif dan kolaboratif. Sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Bengkulu Selatan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis bagi semua.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi