Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengambil langkah proaktif untuk memperkuat peran puluhan guru seni di wilayahnya. Inisiatif strategis ini bertujuan utama untuk melestarikan kekayaan budaya daerah yang beragam dan unik. Penguatan ini diwujudkan melalui sebuah program komprehensif bertajuk Ruang Ekspresi Budaya 2026.
Program penting tersebut diselenggarakan secara serentak di dua lokasi berbeda yang strategis, yaitu di SMAN 7 Barabai, Hulu Sungai Tengah, dan SMKN 2 Amuntai, Hulu Sungai Utara. Acara ini berlangsung pada hari Minggu, 15 Februari 2026, menandai komitmen kuat Disdikbud Kalsel terhadap pengembangan dan pelestarian pendidikan seni. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para peserta.
Kepala Seksi Kesenian Disdikbud Kalsel, Sunjaya Adhiarso, menjelaskan bahwa kegiatan ini berhasil menarik partisipasi 39 guru seni. Mereka berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMA, SMK, hingga SLB se-Kalsel. Forum ini dirancang sebagai wadah kolaborasi, peningkatan kompetensi, serta penguatan jejaring antar guru seni lintas wilayah.
Advertisement
Advertisement
Peran Strategis Guru Seni dalam Pelestarian Budaya Banua
Sunjaya Adhiarso menegaskan bahwa guru seni memegang posisi yang sangat strategis dan krusial dalam masyarakat. Peran mereka tidak terbatas hanya sebagai pendidik di lingkungan sekolah, melainkan juga sebagai penjaga nilai-nilai luhur dan pewaris tradisi Banua yang kaya. Lebih jauh, guru seni juga berfungsi sebagai penggerak utama kreativitas budaya di tengah masyarakat.
Melalui upaya penguatan kapasitas guru seni ini, warisan budaya Kalimantan Selatan dapat terus dijaga relevansinya dan kelestariannya. Hal ini menjadi sangat penting di tengah arus perkembangan zaman yang terus berubah dan tantangan globalisasi yang semakin kompleks. Program ini menjadi wadah vital untuk memastikan bahwa budaya lokal tetap hidup, berkembang, dan dikenal oleh generasi mendatang.
Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah dengan menyediakan ruang apresiasi yang memadai bagi para guru seni untuk menampilkan karyanya. Selain itu, kegiatan ini secara spesifik bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik seni. Tujuannya adalah agar mereka mampu menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks dan beragam, serta menghasilkan inovasi dalam pengajaran seni.
Advertisement
Advertisement
Mendorong Inovasi Pembelajaran dan Inklusivitas Pendidikan Seni
Kegiatan Ruang Ekspresi Budaya ini secara khusus diarahkan untuk mendorong lahirnya inovasi dalam metode pembelajaran seni. Inovasi ini diharapkan tidak hanya kreatif tetapi juga inklusif, sehingga dapat menciptakan pendekatan pengajaran yang lebih menarik dan efektif bagi semua siswa. Hal ini penting untuk menjaga minat dan partisipasi dalam seni.
Inisiatif ini juga mencakup perhatian serius dalam memberikan layanan pendidikan yang setara bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Disdikbud Kalsel berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa setiap siswa, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses dan mengembangkan bakat seninya. Ini sejalan dengan prinsip pendidikan yang merata dan berkeadilan bagi semua.
Dengan demikian, program ini tidak hanya fokus pada aspek pelestarian budaya semata. Lebih dari itu, ia juga berupaya secara signifikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan seni secara keseluruhan di Kalimantan Selatan. Tujuannya adalah untuk menciptakan generasi penerus yang tidak hanya mencintai budaya, tetapi juga memiliki keterampilan seni yang mumpuni dan daya saing.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keberlanjutan Budaya Daerah
Kegiatan yang digelar serentak di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Utara ini berhasil menghadirkan beragam narasumber yang kompeten. Mereka berasal dari unsur DPRD kabupaten setempat, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan, serta akademisi terkemuka dari Universitas PGRI Kalimantan. Kehadiran mereka memperkaya perspektif dan wawasan para peserta.
Selain itu, para pegiat seni daerah yang berpengalaman turut serta sebagai narasumber, berbagi pengalaman dan pengetahuan praktis mereka di bidang seni. Kolaborasi lintas sektor ini secara jelas menunjukkan komitmen kuat dari berbagai pihak. Tujuannya adalah untuk mendukung pengembangan dan pelestarian budaya di seluruh wilayah Kalimantan Selatan secara terpadu.
Disdikbud Kalsel berharap ruang ekspresi budaya ini tidak hanya sekadar menjadi agenda seremonial yang bersifat sementara. Lebih dari itu, diharapkan kegiatan ini dapat berkembang menjadi ruang belajar yang berkelanjutan dan dinamis. Tujuannya adalah untuk berbagi praktik baik, memperkuat jejaring, dan bertumbuh bersama demi memperkuat pendidikan seni sejalan dengan pelestarian kebudayaan daerah secara berkelanjutan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews