(Dari kiri ke kanan) Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan, Wakil Menteri Luar Negeri Brunei Erywan Yusof, Wakil Perdana Menteri Kamboja yang juga Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prak Sokhonn, Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono, Menteri Luar Negeri Laos Thongsavanh Phomvihane, dan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn berpose untuk foto bersama selama Pertemuan Menteri Luar Negeri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Kota Cebu, Filipina, Kamis (29/01/2026). (AFP/ Pool/ Jam Sta Rosa)
Para menteri luar negeri negara-negara Asia Tenggara berkumpul dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara di Kota Cebu, Filipina, Kamis (29/01/2026). Pertemuan ini menjadi ajang konsolidasi penting bagi ASEAN dalam menghadapi dinamika dan tantangan strategis di kawasan.
Sejumlah pejabat tinggi tampak berpose bersama sebelum pertemuan dimulai. Hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan, Sekretaris Tetap Kementerian Luar Negeri Myanmar Hau Khan Sum, Menteri Luar Negeri Thailand Maris Sangiampongsa, Menteri Luar Negeri Timor Timur Bendito dos Santos Freitas, Menteri Luar Negeri Vietnam Le Hoai Trung, Menteri Luar Negeri Filipina Theresa Lazaro, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan, Menteri Luar Negeri Kedua Brunei Erywan Yusof, Wakil Perdana Menteri Kamboja yang juga Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prak Sokhonn, Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono, Menteri Luar Negeri Laos Thongsavanh Phomvihane, serta Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn.
Pertemuan yang digelar di bawah kepemimpinan Filipina tersebut membahas berbagai isu krusial yang tengah berkembang di Asia Tenggara. Ketegangan di Laut China Selatan, situasi konflik internal yang memburuk di Myanmar, serta dinamika konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja menjadi perhatian utama dalam diskusi para menteri.Selain membahas tantangan keamanan dan politik, forum ini juga bertujuan untuk menetapkan agenda kerja ASEAN sepanjang tahun.
Para menteri luar negeri menyoroti pentingnya memperkuat kerja sama regional dan menjaga kesatuan sikap dalam merespons perkembangan global yang berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan.Melalui pertemuan ini, ASEAN menegaskan komitmen bersama untuk terus memajukan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan. Fokus utama diarahkan pada upaya menjaga kepentingan bersama dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Asia Tenggara di tengah perubahan geopolitik dan ekonomi yang terus berlangsung.
(Dari kiri ke kanan) Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan, Sekretaris Tetap Kementerian Luar Negeri Myanmar Hau Khan Sum, Menteri Luar Negeri Thailand Maris Sangiampongsa, Menteri Luar Negeri Timor Timur Bendito dos Santos Freitas, Menteri Luar Negeri Vietnam Le Hoai Trung, Menteri Luar Negeri Filipina Theresa Lazaro, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan, Menteri Luar Negeri Kedua Brunei Erywan Yusof, Wakil Perdana Menteri Kamboja yang juga Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prak Sokhonn, Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono, Menteri Luar Negeri Laos Thongsavanh Phomvihane, dan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn berpose untuk foto bersama selama Pertemuan Menteri Luar Negeri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Kota Cebu, Filipina, Kamis (29/01/2026). AFP/ Pool/ Jam Sta Rosa
(Dari kiri ke kanan) Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan, Wakil Menteri Luar Negeri Brunei Erywan Yusof, Wakil Perdana Menteri Kamboja yang juga Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prak Sokhonn, Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono, Menteri Luar Negeri Laos Thongsavanh Phomvihane, dan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn berpose untuk foto bersama selama Pertemuan Menteri Luar Negeri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Kota Cebu, Filipina, Kamis (29/01/2026). AFP/ Pool/ Jam Sta Rosa
Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Kota Cebu, Filipina, Kamis (29/01/2026). AFP/ Pool/ Jacqueline Hernandez
(Dari kiri ke kanan) Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan, Sekretaris Tetap Kementerian Luar Negeri Myanmar Hau Khan Sum, Menteri Luar Negeri Thailand Maris Sangiampongsa, Menteri Luar Negeri Timor Timur Bendito dos Santos Freitas, Menteri Luar Negeri Vietnam Le Hoai Trung, Menteri Luar Negeri Filipina Theresa Lazaro, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan, Menteri Luar Negeri Kedua Brunei Erywan Yusof, Wakil Perdana Menteri Kamboja yang juga Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prak Sokhonn, Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono, Menteri Luar Negeri Laos Thongsavanh Phomvihane, dan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn berpose untuk foto bersama selama Pertemuan Menteri Luar Negeri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Kota Cebu, Filipina, Kamis (29/01/2026). AFP/ Pool/ Jam Sta Rosa