Kontingen Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali emas dari cabang olahraga para angkat berat. Dua atlet kebanggaan, Margono dan Shebrioni, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang ASEAN Para Games 2025.
Perhelatan akbar olahraga disabilitas se-Asia Tenggara ini berlangsung di Convention Hall, Center Point Hotel Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand. Keduanya sukses mengharumkan nama bangsa pada pertandingan yang digelar Jumat, 23 Januari 2025.
Keberhasilan ini menegaskan dominasi Para Angkat Berat Indonesia di kancah regional. Pencapaian ini juga menjadi bukti nyata hasil pembinaan atlet yang berkelanjutan dan terarah.
Advertisement
Advertisement
Dominasi Margono dan Shebrioni di Kelas Masing-Masing
Shebrioni menjadi penyumbang medali emas pertama bagi Indonesia dalam kategori 61 kilogram putri. Atlet Merah Putih ini menunjukkan performa luar biasa dengan mencatatkan angkatan terbaik 112 kilogram. Angkatan tersebut jauh mengungguli pesaing terdekatnya, Motnok Hat dari Thailand, yang meraih perak dengan 89 kilogram. Sementara itu, atlet Vietnam Nguyen Thi Thanh Thuy harus puas dengan perunggu setelah mencatat angkatan 85 kilogram.
Tak lama berselang, Margono menyusul dengan mempersembahkan emas kedua dari nomor 65 kilogram putra. Ia tampil sangat dominan dan berhasil mencatatkan angkatan tertinggi 171 kilogram. Angkatan impresif ini memastikan dirinya meraih posisi juara.
Margono berhasil mengalahkan wakil Vietnam, Nguyen Be Hau, yang mencatatkan 163 kilogram. Selain itu, atlet Thailand Chumchai Phongsakon juga harus mengakui keunggulan Margono dengan angkatan 162 kilogram. Hasil ini menambah koleksi medali emas bagi kontingen Para Angkat Berat Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Tren Positif dan Pembinaan Atlet Para Angkat Berat
Keberhasilan Margono di Nakhon Ratchasima bukan kali pertama ia menunjukkan prestasinya di ajang regional. Pada ASEAN Para Games 2023 di Kamboja, Margono juga berhasil meraih dua medali emas. Ia unggul di kelas 65 kilogram dan nomor total angkatan kelas yang sama, menunjukkan konsistensi performa.
Meski persiapan yang dijalani relatif singkat dibandingkan kompetisi internasional lain, Margono tetap mencatatkan performa konsisten. Torehan angkatan terbaik dan total angkatan tertinggi di kelasnya menjadi bukti dedikasi dan kerja kerasnya. Ini menunjukkan kualitas atlet Para Angkat Berat Indonesia yang mampu bersaing di level tertinggi.
Capaian gemilang ini merupakan bagian integral dari proses pembinaan jangka panjang atlet para angkat berat Indonesia. Pembinaan tersebut dilakukan melalui pemusatan latihan nasional yang intensif. Selain itu, keikutsertaan berkelanjutan dalam kejuaraan tingkat regional dan internasional juga sangat mendukung perkembangan atlet.
Advertisement
Sementara itu, emas yang diraih Shebrioni di kelas 61 kilogram putri turut menambah deretan prestasi para angkat berat putri. Sebelumnya, medali emas juga telah disumbangkan oleh Eliana di kelas 41 kg. Tambahan dua medali emas dari cabang para angkat berat ini menjadikan total perolehan medali Indonesia di cabang olahraga tersebut mencapai lima emas.
Sumber: AntaraNews