Di media sosial beredar video seorang petugas tim SAR yang berada di lokasi evakuasi korban pesawat ATR 42-500 di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan sedang menyantap nasi bungkus.
Sambil berdiri dengan memakai jas hujan dan helm berwarna oranye serta tas yang masih melekat pada tubuhnya, petugas tim SAR ini dengan lahapnya menyantap nasi bungkus.
Apa yang dilakukan oleh tim SAR ini ternyata membuat hati para netizen menjadi tersentuh. Pasalnya, tidak dengan banyak lauk yang menjadi teman nasi yang dibungkus itu. Melainkan, hanya mie goreng yang terlihat dengan porsi tidak banyak.
Advertisement
Makan Tak Makan yang Penting Kumpul
Meski begitu, ia tetap masih bersyukur dengan apa yang dia makan saat di lokasi evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 terjatuh.
Padahal, saat itu angin terlihat cukup kencang serta cuaca penuh kabut dan hujan menyelimuti lokasi evakuasi dengan ketinggian jurang 300 meter.
Selain itu, salah satu petugas di lokasi itu ada juga yang terlihat tengah duduk di atas sebongkah batu sambil menahan dinginnya cuaca pada hari itu.
"Makan tak makan yang penting kumpul," ujar pria dalam video yang diunggah akun @pembasmii.kehaluan seperti dikutip merdeka.com, Rabu (21/1).
Advertisement
Kondisi Badai
Keberadaan mereka di lokasi itu ternyata sedang menunggu evakuasi satu orang korban berjenis kelamin perempuan. Saat itu, posisi korban berada di bawah dari mereka berpijak yaitu 200 meter.
Namun, apa daya mereka hanya bisa menunggu.
"Ini lagi menunggu evakuasi satu korban cewek yang sekarang sudah ada di posisi 200 meter. Tingal ke atasnya lagi 300 meter. Tapi kondisi badai, hujan. Lagi menunggu," ujar pria dalam video yang merekam kondisi di lokasi evakuasi.
Advertisement
Hanya Bisa Menunggu
Keberadaan mereka di lokasi itu ternyata sedang menunggu evakuasi satu orang korban berjenis kelamin perempuan. Saat itu, posisi korban berada di bawah dari mereka berpijak yaitu 200 meter.
Namun, apa daya mereka hanya bisa menunggu.
"Ini lagi menunggu evakuasi satu korban cewek yang sekarang sudah ada di posisi 200 meter. Tingal ke atasnya lagi 300 meter. Tapi kondisi badai, hujan. Lagi menunggu," ujar pria dalam video yang merekam kondisi di lokasi evakuasi.
Advertisement
Berbagai Macam Komentar Netizen
Kondisi di lokasi evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 ini ternyata membuat para netizen seraya ikut merasakan situasi saat itu.
Bahkan, banyak mereka yang memberikan emoticon sedih serta mendoakan para tim SAR yang saat ini tengah berjibaku mengevakuasi korban.
"Apalagi di Makassar ujan mulu, kasian banget mereka bermalam-malam di gunung demi menjalankan tugas (emoticon sedih) sehat-sehat pak," @ilhamiputri.
"Tapi kalau hutan makan apa aja tetap enak kok serius (emoticon sedih)," @_udaqnv.
"Sehat-sehat pak timsar dan relawan yang lain kesehatan kalian tetap nomor satu (emiticon sedih dan love)," @nurulhdyatthv.
"Pasti bapaknya juga makan di kondisi yang udah laper bgtbgtbgt (emoticon sedih)," @miran.lhj.