TSG Balap Sepeda Asia Bidik Puncak Kembali di Musim 2026 dengan Skuad Baru

Terengganu Cycling Team (TSG) meluncurkan skuad 2026 dengan ambisi besar merebut kembali dominasi di kancah TSG Balap Sepeda Asia. Strategi tim diperkuat pembalap baru dan regenerasi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
TSG Balap Sepeda Asia Bidik Puncak Kembali di Musim 2026 dengan Skuad Baru
Terengganu Cycling Team (TSG) meluncurkan skuad 2026 dengan ambisi besar, menargetkan kembali posisi puncak balap sepeda Asia setelah enam kali mendominasi klasemen regional. Tim ini bertekad untuk kembali menjadi yang terbaik di benua Asia. (AntaraNews)

Tim balap sepeda kontinental asal Malaysia, Terengganu Cycling Team (TSG), secara resmi meluncurkan skuad mereka untuk musim balap 2026. Peluncuran ini dilakukan dengan target ambisius untuk merebut kembali posisi teratas dalam peringkat tim Asia UCI. Sebelumnya, TSG telah enam kali mendominasi klasemen regional tersebut, menunjukkan rekam jejak yang kuat di kancah balap sepeda Asia.

Advisor TSG, Danny Feng, menjelaskan bahwa pembaruan skuad merupakan bagian integral dari strategi tim. Langkah ini diambil untuk menjaga konsistensi prestasi di tengah persaingan balap sepeda Asia yang semakin ketat dan dinamis. Tim bertekad untuk tidak hanya bersaing, tetapi juga mendominasi kembali.

“Tujuan utama kami adalah kembali ke puncak,” kata Danny Feng dalam keterangan resmi saat peluncuran tim bersama sponsor utama Polygon Bikes pada Jumat. Pernyataan ini menegaskan tekad kuat TSG untuk mengukir sejarah baru di musim kompetisi mendatang.

Strategi Penguatan Skuad TSG 2026

Untuk memperkuat daya saing di musim 2026, TSG telah mendatangkan sejumlah pembalap internasional berpengalaman. Salah satunya adalah Zeb Kyffin dari Inggris, yang direkrut setelah menorehkan kemenangan etape pada Tour de Langkawi 2025. Kehadiran Kyffin diharapkan mampu memberikan suntikan performa signifikan bagi tim.

Selain itu, sprinter Prancis Pierre Barbier juga bergabung dengan TSG setelah membukukan dua kemenangan etape di Sharjah Tour 2024. Barbier sebelumnya berkompetisi bersama UCI ProTeam Wagner Bazin WB, membawa pengalaman berharga dari level kompetisi yang lebih tinggi. Rekrutan ini menunjukkan keseriusan TSG dalam menghadapi persaingan ketat di TSG Balap Sepeda Asia.

Langkah strategis ini mencerminkan upaya TSG untuk menciptakan tim yang lebih solid dan kompetitif. Dengan kombinasi pembalap berpengalaman dan talenta muda, TSG berharap dapat menghadapi berbagai tantangan di kalender balap Asia. Setiap pembalap baru dipilih berdasarkan performa dan potensi mereka untuk berkontribusi pada tujuan tim.

Kombinasi Pengalaman dan Regenerasi Tim

TSG tidak hanya fokus pada perekrutan pembalap berpengalaman, tetapi juga memberikan ruang bagi pembalap muda sebagai bagian dari regenerasi tim. Juan Pedro Lozano Navarro dari Spanyol dan Fergus Browning dari Australia masuk dalam skuad 2026. Browning sebelumnya meraih gelar King of the Mountains Tour Down Under 2025, menunjukkan potensi besar di usia muda.

Dari jalur pembinaan internal, TSG mempromosikan Muhammad Haizam dan Muhammad Qayyim. Kedua pembalap ini telah menunjukkan perkembangan signifikan di level kontinental, membuktikan efektivitas program pengembangan bakat TSG. Promosi ini diharapkan dapat memberikan semangat baru dan energi segar bagi tim.

Selain itu, TSG tetap mempertahankan sejumlah pembalap andalan yang telah terbukti kemampuannya. Adne van Engelen dari Belanda tercatat sebagai juara umum Tour of Thailand 2024, menjadikannya pilar penting dalam strategi tim. Vadim Pronskiy dari Kazakhstan, mantan pembalap Astana, dinobatkan sebagai Pembalap Asia Terbaik pada Tour of Hainan 2025. Mathias Bregnhøj dari Denmark juga kembali menjadi tumpuan tim setelah mencatatkan hasil kuat di sejumlah balapan Asia.

Kepemimpinan tim masih dipercayakan kepada Nur Amirull Fakhruddin, kapten tim yang juga peraih emas SEA Games 2023 dan tiga kali juara nasional jalan raya Malaysia. Ia didukung sejumlah pembalap Malaysia lain, termasuk Nur Aiman Mohd Zariff, menciptakan keseimbangan antara pengalaman dan talenta lokal.

Dukungan Sponsor dan Penghargaan Legenda

Musim 2026 juga menandai penggunaan sepeda Polygon Helios dengan warna oranye yang mencolok. COO TSG, Cik Din, mengatakan bahwa warna baru tersebut menjadi semangat baru tim dalam menghadapi musim kompetisi mendatang. Ini bukan hanya perubahan estetika, tetapi juga simbol dari energi dan tekad yang diperbarui.

Bagi Polygon Bikes, kemitraan dengan TSG merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan balap sepeda Asia. “Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk menembus kompetisi tingkat tertinggi sekaligus membina generasi baru pembalap internasional,” ujar CEO Polygon Bikes Steven Wijaya. Kemitraan ini menunjukkan komitmen Polygon dalam mendukung pertumbuhan olahraga balap sepeda di kawasan tersebut.

Dalam peluncuran tersebut, TSG juga memberikan penghormatan kepada legenda sprint Malaysia, Harrif Saleh. Penghormatan ini diwujudkan melalui penyerahan sepeda khusus dan prosesi simbolis. Harrif dikenal sebagai satu-satunya pembalap Malaysia yang memenangi tiga etape Le Tour de Langkawi serta meraih kemenangan balapan berlisensi UCI di Eropa. “TSG menghargai perjalanan setiap pembalap dan menjaga sejarah tim,” kata Brand Marketing Polygon Bikes Veronica Vivin, menegaskan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh tim.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi