Penjual es kelapa asal Gowa, Haji Ali, membuat heboh warga setempat setelah mendaftarkan 24 anggota keluarganya untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah. Pendaftaran massal ini dilakukan pada hari Selasa di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Aksi Haji Ali ini menarik perhatian banyak pihak karena jumlah anggota keluarga yang didaftarkan sangat banyak sekaligus.
Dengan iring-iringan kendaraan bermotor yang meriah, Haji Ali membawa anak, ponakan, dan cucu-cucunya untuk mendapatkan porsi haji. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, H Alim Bahri (53), membenarkan penerimaan rombongan pendaftaran haji tersebut. Peristiwa ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Gowa.
Haji Ali, yang sehari-hari dikenal sebagai penjual es kelapa, menunjukkan tekad kuat untuk memastikan keluarganya dapat menunaikan rukun Islam kelima. Keputusannya untuk mendaftarkan begitu banyak anggota keluarga sekaligus adalah langkah yang tidak lazim dan sangat menginspirasi. Ini mencerminkan semangat dan pengorbanan luar biasa demi ibadah.
Advertisement
Advertisement
Pendaftaran Haji Massal yang Menghebohkan Warga Gowa
Pemandangan tak biasa terlihat di sekitar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa ketika rombongan Haji Ali tiba untuk proses pendaftaran haji. Sebanyak 36 orang, termasuk Haji Ali dan 24 anggota keluarganya, datang dengan lima unit mobil dan belasan kendaraan roda dua. Kedatangan mereka yang meriah ini sontak menyita perhatian masyarakat sekitar.
H Alim Bahri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima pendaftaran rombongan Haji Ali. Ia menambahkan bahwa kejadian seperti ini jarang terjadi, di mana seorang individu mendaftarkan begitu banyak anggota keluarga secara bersamaan. Antusiasme rombongan Haji Ali sangat terlihat jelas.
Masyarakat Gowa terkejut sekaligus kagum dengan aksi Haji Ali, seorang penjual es kelapa yang memiliki kemampuan finansial untuk mendaftarkan 24 kerabatnya. Kisah ini dengan cepat menyebar dan menjadi buah bibir di berbagai kalangan. Haji Ali membuktikan bahwa tekad kuat bisa mengatasi berbagai tantangan.
Advertisement
Advertisement
Motivasi dan Harapan Haji Ali untuk Keluarga
Haji Ali (61) mengungkapkan motivasinya di balik pendaftaran haji massal ini. Ia menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk memastikan anak, ponakan, dan cucu-cucunya mendapatkan porsi haji. Pengalaman pribadinya yang sudah dua kali berhaji, yakni pada tahun 1996 dan 2012, menjadi pendorong utama.
Dengan daftar tunggu haji yang bisa mencapai puluhan tahun, Haji Ali menyadari pentingnya mendaftarkan anggota keluarganya sedini mungkin. Apabila mendaftar saat ini, 24 anggota keluarganya diperkirakan akan melunasi sisa setoran dan berangkat pada tahun 2050. Ini menunjukkan visi jangka panjang Haji Ali.
Haji Ali berharap agar Allah SWT memberikan umur panjang kepada seluruh anggota keluarganya sehingga mereka dapat menunaikan rukun Islam yang kelima. Semangatnya untuk berbagi keberkahan ibadah haji kepada keluarga patut diacungi jempol. Kisah ini menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk beribadah.
Advertisement
Sumber: AntaraNews