Menag Optimistis IKUB 2026 Lebih Tinggi, Disampaikan di Puncak HAB ke-80 Kemenag

Nasaruddin mengaku kebersamaan dan kerukunan semakin terasa di Indonesia. Bahkan, Nasaruddin menyebut angka IKUB tahun 2025 tertinggi sejak Indonesia merdeka.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Menag Optimistis IKUB 2026 Lebih Tinggi, Disampaikan di Puncak HAB ke-80 Kemenag
Menag Optimistis IKUB 2026 Lebih Tinggi, Disampaikan di Puncak HAB ke-80 Kemenag (Merdeka.com)

Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar berharap Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) pada 2026 meningkat dibandingkan capaian 2025 sebesar 77,89 persen. Pernyataan itu disampaikan saat jalan santai puncak peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama di Lapangan Merdeka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Nasaruddin mengaku kebersamaan dan kerukunan semakin terasa di Indonesia. Bahkan, Nasaruddin menyebut angka IKUB tahun 2025 tertinggi sejak Indonesia merdeka.

"Alhamdulillah, Kemenag adalah angka kerukunan tertinggi semenjak Indonesia ini merdeka. Kita enggak pernah merasakan kerukunan seperti ini dalam sebuah survei," ujarnya kepada wartawan.

Kerukunan Umat Beragama

Nasaruddin juga berharap kerukunan umat beragama bisa dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Berdasarkan survei, IKUB Indonesia pada tahun 2025 sebesar 77,89 persen.

"Tahun ini kita ingin (IKUB) lebih tinggi sedikit. Dan itu grafiknya naik," ungkapnya.

Nasaruddin juga berharap pengumpulan bantuan untuk bencana Sumatra saat jalan sehat peringatan HAB ke-80 Kemenag di Kabupaten Bone bisa mencapai Rp2,7 miliar. Nasaruddin juga mengungkapkan Kemenag RI terkumpul dan telah menyalurkan bantuan bencana Sumatra sebesar Rp140 miliar.

"Kita menyerahkan sekitar Rp140 miliar. Di kabupaten dan juga provinsi ada (pengumpulan bantuan bencana Sumatra), masjid-masjid juga," ucapnya. 

Berharap Gelaran Puncak HAB ke-80 Kemenag

Nasaruddin juga berharap gelaran puncak HAB ke-80 Kemenag, bisa memberikan dampak ekonomi bagi Kabupaten Bone. Apalagi ada puluhan ribu orang hadir di Kabupaten Bone.

"Kita berharap Kementerian Agama itu bisa memberikan pencerahan pada warga masyarakat kita," ucapnya. 

Rekomendasi