Advertisement
Semangat Berlari Sambil Berbagi: Mandalika Last Sunday Run 2025
Ribuan peserta ajang lari Mandalika Last Sunday Run 2025 telah menunjukkan kepedulian sosial mereka. Acara yang berlangsung di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (28/12) ini berhasil mengumpulkan donasi. Donasi tersebut ditujukan bagi para korban bencana banjir yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Chairman Mandalika Last Sunday Run 2025, Rully Habibie, mengungkapkan partisipasi peserta mencapai 1.200 orang. Meskipun jumlah donasi yang terkumpul masih dalam proses penghitungan, ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak. Inisiatif ini merupakan wujud nyata solidaritas dari komunitas pelari.
Selain fokus pada penggalangan donasi, acara ini juga dirancang sebagai festival akhir tahun yang meriah. Kegiatan ini melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk mendukung perekonomian daerah. Peserta dapat menikmati suasana lari santai sembari merasakan pengalaman unik di lintasan balap bertaraf internasional.
Advertisement
Advertisement
Sirkuit Mandalika: Lebih dari Sekadar Lintasan Balap
Ajang Mandalika Last Sunday Run 2025 berhasil menarik perhatian ribuan pelari dari berbagai daerah. Sebanyak 1.200 peserta memadati Sirkuit Pertamina Mandalika untuk mengikuti kategori lari 4,3K dan 10K. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga platform untuk menyalurkan kepedulian sosial.
Rully Habibie, Chairman Mandalika Last Sunday Run, menyatakan bahwa donasi yang terkumpul akan disalurkan kepada korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Setiap 1 kilometer jarak tempuh pelari dikonversi menjadi donasi sebesar Rp5.000, serta 50 persen hasil penjualan merchandise juga disumbangkan. Ia berharap sedikit bantuan yang terkumpul dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain penggalangan dana, acara ini juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk berpartisipasi. Kehadiran gerai-gerai kafe kopi dan suasana festival dengan performa DJ turut memeriahkan suasana. Hal ini menciptakan sinergi antara kegiatan olahraga, sosial, dan ekonomi lokal.
Advertisement
Advertisement
Dampak Positif dan Rencana Masa Depan Mandalika Last Sunday Run
Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus berupaya memaksimalkan pemanfaatan Sirkuit Pertamina Mandalika sepanjang tahun. Mandalika Last Sunday Run menjadi salah satu inisiatif strategis untuk mencapai tujuan tersebut. Sirkuit yang biasanya menjadi arena balap motor kini bertransformasi menjadi lintasan lari yang unik bagi masyarakat.
Peserta mendapatkan kesempatan langka untuk merasakan sensasi berlari di sirkuit balap bertaraf dunia. Pengalaman ini diperkaya dengan suasana festival yang menyenangkan, menjadikannya penutup tahun yang berkesan. Rully Habibie juga menekankan bahwa acara ini dirancang untuk lari santai, memungkinkan peserta berswafoto bersama teman dan keluarga.
Kegiatan Mandalika Last Sunday Run tidak hanya berhenti pada penggalangan donasi dan hiburan semata. Rully Habibie menegaskan bahwa acara ini merupakan langkah awal penting dalam mendukung promosi pariwisata NTB. Dengan menarik ribuan peserta dan pengunjung, acara ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan citra daerah.
Advertisement
Melihat kesuksesan dan dampak positifnya, Mandalika Last Sunday Run akan kembali digelar pada 27 Desember 2026. Acara mendatang direncanakan dengan konsep yang berbeda dan lebih inovatif. Tujuannya adalah untuk terus mendukung peningkatan kunjungan wisatawan dan memberikan pengalaman baru bagi para peserta di tahun-tahun berikutnya.
Sumber: AntaraNews