Lifter putri Indonesia, Natasya Beteyob, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali perak pada ajang SEA Games 2025 Thailand. Ia berkompetisi di kelas 58 kilogram putri yang berlangsung di Chon Buri Sports Schools, Chon Buri, pada hari Minggu. Keberhasilan ini menambah koleksi medali bagi kontingen Merah Putih di pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.
Natasya menunjukkan performa yang konsisten sepanjang pertandingan, terutama pada angkatan snatch. Total angkatan yang berhasil dicatatkannya adalah 218 kilogram, sebuah pencapaian yang membanggakan. Medali perak ini menjadi bukti kerja keras dan dedikasi Natasya dalam mempersiapkan diri.
Meskipun harus mengakui keunggulan lifter tuan rumah, Suratwadee Yodsarn, Natasya tetap tampil percaya diri. Hasil ini sekaligus menandai peningkatan signifikan dalam karir olahraganya dibandingkan partisipasi sebelumnya. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi atlet angkat besi lainnya.
Advertisement
Advertisement
Performa Gemilang Natasya Beteyob di Kelas 58 Kg
Dalam persaingan ketat di kelas 58 kilogram putri, Natasya Beteyob menampilkan kepercayaan diri yang tinggi. Ia sukses menuntaskan seluruh percobaan angkatan snatch dengan mulus, mencatatkan hasil terbaik di antara para pesaingnya. Angkatan awalnya dimulai dari 93 kilogram, kemudian dilanjutkan dengan 96 kilogram, dan puncaknya mencapai 98 kilogram.
Pada nomor clean and jerk, lifter berusia 25 tahun ini juga menunjukkan penampilan yang apik dan terukur. Natasya mengawali angkatan di 116 kilogram, lalu berhasil sukses pada percobaan kedua dengan beban 120 kilogram. Sayangnya, ia gagal menuntaskan angkatan ketiga di 123 kilogram, yang membuatnya harus puas finis di posisi kedua.
Dengan total angkatan 218 kilogram, yang terdiri dari 98 kilogram snatch dan 120 kilogram clean and jerk, Natasya Beteyob berhasil mengamankan medali perak. Lifter tuan rumah, Suratwadee Yodsarn, meraih emas dengan total 224 kilogram (snatch 96 kilogram dan clean and jerk 128 kilogram), sementara wakil Vietnam The Tam Quang merebut perunggu dengan 215 kilogram (snatch 96 kilogram dan clean and jerk 119 kilogram).
Advertisement
Advertisement
Peningkatan Prestasi dan Kontribusi Angkat Besi Indonesia
Raihan medali perak di SEA Games 2025 ini merupakan peningkatan prestasi yang signifikan bagi Natasya Beteyob. Sebelumnya, pada SEA Games 2021 di Vietnam, Natasya berkompetisi di kelas 55 kilogram dan berhasil meraih medali perunggu. Saat itu, ia mencatatkan total angkatan 188 kilogram, kalah bersaing dari lifter Filipina Hidilyn Diaz yang membukukan total 206 kilogram dan wakil Thailand Sanikun Tanasan dengan 203 kilogram.
Cabang angkat besi Indonesia terus menunjukkan kontribusinya di SEA Games 2025. Pada hari yang sama, lifter senior Eko Yuli Irawan juga menyumbangkan medali perunggu di kelas 65 kilogram putra. Eko mencatatkan total angkatan 304 kilogram, yang terdiri dari snatch 138 kilogram dan clean and jerk 166 kilogram.
Medali emas di kelas Eko Yuli diraih oleh Patsaphong Tongsuk dari Thailand dengan total 307 kilogram (snatch 134 kilogram dan clean and jerk 173 kilogram), sementara perak diraih Muhamad Aznil Bidin dari Malaysia yang membukukan total 306 kilogram (snatch 133 kilogram dan clean and jerk 173 kilogram). Sehari sebelumnya, Luluk Diana Tri Wijayana telah lebih dulu mempersembahkan medali emas pertama untuk angkat besi Indonesia di kelas 48 kilogram putri setelah memastikan angkatan total tertinggi 184 kilogram.
Advertisement
Pencapaian para lifter ini menegaskan dominasi dan potensi besar Indonesia dalam olahraga angkat besi di kancah Asia Tenggara. Prestasi Natasya Beteyob dan rekan-rekannya menjadi kebanggaan nasional dan diharapkan terus berlanjut di ajang-ajang berikutnya.
Sumber: AntaraNews