Jadwal Padat Jadi Alasan Kekalahan Persib atas Malut United, Asisten Pelatih Angkat Bicara

Asisten pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menyebut jadwal padat Persib sebagai faktor utama kekalahan 0-2 dari Malut United dalam laga tunda. Kondisi fisik pemain terpengaruh signifikan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jadwal Padat Jadi Alasan Kekalahan Persib atas Malut United, Asisten Pelatih Angkat Bicara
Asisten pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menyebut jadwal padat Persib sebagai faktor utama kekalahan 0-2 dari Malut United dalam laga tunda. Kondisi fisik pemain terpengaruh signifikan. (AntaraNews)

Persib Bandung harus menelan pil pahit setelah takluk 0-2 dari tuan rumah Malut United dalam laga tunda pekan ke-12 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Minggu tersebut, berakhir dengan kekalahan bagi tim berjuluk Maung Bandung. Asisten pelatih Persib, Igor Tolic, mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama kekalahan ini adalah jadwal padat yang harus dijalani timnya.

Kondisi fisik pemain Persib disebut sangat terpengaruh oleh padatnya agenda pertandingan dan perjalanan panjang menuju Ternate. Hal ini berdampak langsung pada performa tim di lapangan, terutama dalam menjaga konsistensi permainan sepanjang 90 menit. Igor Tolic mengakui bahwa Malut United bermain dengan strategi yang solid dan mampu memanfaatkan setiap peluang dengan efektif.

Meskipun datang dengan optimisme tinggi untuk meraih tiga poin, Persib harus menerima hasil yang tidak sesuai harapan. Pemain Persib, Tom Haye, juga menambahkan bahwa perjalanan malam menuju Ternate membuat tim tidak mendapatkan waktu istirahat yang ideal. Ia berharap para pendukung setia, Bobotoh, tetap memberikan dukungan penuh kepada tim di pertandingan selanjutnya.

Analisis Kekalahan dan Strategi Lawan

Asisten pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, secara sportif memberikan selamat kepada Malut United atas kemenangan 2-0 tersebut. Menurutnya, tim tuan rumah berhasil menampilkan strategi yang bagus dan sangat efektif dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada. Gol cepat dari Inocencio dan Ciro Alves di babak pertama membuat Malut United semakin percaya diri.

Gol-gol tersebut memungkinkan Malut United untuk mengendalikan tempo permainan hingga peluit akhir dibunyikan. Igor Tolic mengakui bahwa kekalahan ini adalah hasil yang harus diterima, meskipun sebelumnya tim memiliki harapan besar. Ia juga menyoroti bagaimana Malut United tampil solid sepanjang pertandingan.

Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Persib Bandung untuk segera berbenah. Terutama dalam menjaga kondisi fisik pemain dan efektivitas permainan. Evaluasi menyeluruh diperlukan menjelang laga-laga berikutnya di BRI Super League 2025/2026 yang memiliki jadwal padat.

Dampak Jadwal Padat dan Perjalanan Jauh

Igor Tolic menjelaskan bahwa salah satu alasan utama di balik kekalahan timnya adalah jadwal padat yang sangat menguras fisik pemain. Setelah pertandingan ini, tim Persib dijadwalkan akan segera kembali ke Bandung untuk menjalani pemulihan selama sekitar satu pekan sebelum laga berikutnya. Kondisi ini menunjukkan betapa krusialnya manajemen fisik dalam kompetisi dengan jadwal padat.

Pemain Persib, Tom Haye, turut mengamini pernyataan asisten pelatih terkait faktor kelelahan. Ia mengungkapkan bahwa perjalanan menuju Ternate yang dilakukan pada malam hari sangat mempengaruhi waktu istirahat tim. “Kami datang ke Ternate pada malam hari dan tidak mendapat istirahat yang cukup. Tapi kami tetap berjuang semaksimal mungkin,” ujar Tom Haye.

Selain itu, Igor Tolic juga menyinggung situasi tim yang tidak sepenuhnya ideal, termasuk akumulasi kartu yang dialami pelatih kepala Bojan Hodak. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan alasan utama kekalahan. Bermain di sore hari di Kota Ternate juga disebut cukup berdampak pada fisik pemain Persib yang telah menjalani jadwal padat.

Evaluasi Tim dan Harapan untuk Bobotoh

Tom Haye menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh setelah kekalahan yang dialami Persib Bandung ini. Menurutnya, setiap pertandingan harus menjadi bahan pembelajaran, baik dari sisi teknis maupun nonteknis. “Sebagai pemain, ketika kalah kami harus melakukan evaluasi,” kata Tom Haye.

Ia juga menyoroti beberapa aspek nonteknis yang perlu diperhatikan, seperti manajemen waktu pertandingan. “Banyak pertandingan yang terhenti karena jeda-jeda, termasuk extra time yang cukup panjang. Ini bukan soal pemain yang jatuh, tetapi bagaimana peran wasit dalam mengelola jalannya pertandingan agar tetap berjalan lancar,” tambahnya.

Meski hasil tidak sesuai harapan, Tom Haye berharap para pendukung setia Persib, Bobotoh, tetap memberikan dukungan penuh. “Saya berharap pada pertandingan pekan depan di kandang, Bobotoh bisa datang langsung dan memberikan dukungan penuh untuk Persib,” ujarnya. Dukungan Bobotoh diharapkan dapat membangkitkan semangat tim untuk meraih hasil positif di laga-laga selanjutnya, terlepas dari jadwal padat Persib.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi