Hangtuah Jakarta secara resmi mengumumkan perekrutan besar menjelang Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Klub ini berhasil mendatangkan Vander Lee Blue II, seorang mantan pemain NBA dan tim nasional bola basket U-18 Amerika Serikat. Kedatangan Blue diharapkan dapat menjadi amunisi baru yang signifikan bagi tim.
Pengumuman ini dirilis pada 7 Desember, dengan IBL 2026 dijadwalkan akan dimulai pada 10 Januari mendatang. Langkah strategis ini menunjukkan ambisi Hangtuah untuk bersaing ketat di kancah bola basket nasional. Kehadiran Blue menambah daftar pemain berkaliber internasional di liga.
Perekrutan ini menjadikan Blue sebagai mantan pemain NBA kedua yang bergabung dengan Hangtuah, mengikuti jejak Rakeem Maleek Christmas. Dengan rekam jejak yang lebih panjang di NBA, Blue diharapkan mampu membawa dampak instan. Ia akan menjadi sorotan utama dalam kompetisi IBL mendatang.
Advertisement
Advertisement
Vander Blue pernah memperkuat Boston Celtics dan Los Angeles Lakers pada beberapa periode berbeda. Meski tidak terpilih pada NBA Draft 2013, ia debut bersama Celtics pada Januari 2014. Setelah itu, ia juga bermain untuk Delaware 87ers di NBA Development League.
Perjalanan Blue bersama Lakers berlangsung dalam dua masa atau kesempatan yang berbeda. Ia direkrut pada musim 2014-2015, kemudian kembali dipanggil untuk memperkuat tim pada musim 2017-2018. Pengalamannya di tim besar NBA menunjukkan kualitas permainannya.
Selain tampil di NBA, Vander Blue juga menorehkan pengalaman luas di NBA G League. Ia membela sejumlah tim seperti Los Angeles D-Fenders, Maine Red Claws, South Bay Lakers, Wisconsin Herd, dan Santa Cruz Warriors. Konsistensinya di G League telah terbukti.
Advertisement
Advertisement
Karier internasional Vander Blue juga cukup panjang dan mengesankan sebagai seorang guard. Ia pernah bermain di berbagai negara seperti Italia, Qatar, Uruguay, dan Meksiko. Pengalaman globalnya akan sangat berharga bagi Hangtuah Jakarta.
Musim terakhirnya berlangsung pada 2024 bersama Angeles CDMX di kompetisi Cibacopa Meksiko. Ia berkontribusi rata-rata 13,9 poin, 4,4 rebound, 2,9 assist, dan 1,1 steal per laga dalam 48 pertandingan, termasuk 12 laga playoff. Statistik ini membuktikan kemampuannya sebagai pemain serba bisa.
Blue juga mengukir banyak penghargaan individu sepanjang kariernya sebagai pemain basket. Ia tercatat tiga kali menjadi NBA D-League All-Star (2015-2017) dan dua kali masuk All-NBA D-League First Team (2016 dan 2017). Puncaknya, ia meraih gelar MVP NBA D-League pada tahun 2017.
Advertisement
Di kancah internasional, ia menjuarai Italian Cup 2018 sekaligus MVP. Di Meksiko, Blue pernah menyabet gelar LNBP scoring champion (2021) dan MVP Wilayah Barat (2021). Ia juga meraih medali emas pada FIBA U-18 Americas 2010 bersama timnas AS U-18.
Advertisement
Hangtuah Jakarta sangat berharap kehadiran pebasket asing sekelas Vander Blue ini dapat membawa dampak positif. Tim asuhan Wahyu Widayat Jati ini menargetkan peningkatan performa signifikan di IBL 2026. Blue diharapkan menjadi motor serangan dan pertahanan tim.
Manajemen klub meyakini bahwa pengalaman dan kualitas Vander Blue akan menambah kekuatan skuad secara keseluruhan. Kehadirannya juga diharapkan dapat memberikan warna baru dalam persaingan ketat di liga. Ini adalah investasi besar bagi masa depan tim.
Perekrutan ini tidak hanya tentang performa di lapangan, tetapi juga tentang menarik perhatian penggemar bola basket. Dengan pemain sekaliber Vander Blue, Hangtuah Jakarta berambisi untuk menjadi salah satu kandidat juara. Mereka ingin menciptakan era baru di IBL.
Advertisement
Sumber: AntaraNews