Fokus Sprint, Masniari Wolf Targetkan Pertahankan Emas di SEA Games 2025 Thailand

Perenang andalan Indonesia, Masniari Wolf, memfokuskan sesi sprint sebagai persiapan utama menghadapi SEA Games 2025 Thailand. Ia bertekad mempertahankan medali emasnya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fokus Sprint, Masniari Wolf Targetkan Pertahankan Emas di SEA Games 2025 Thailand
Perenang andalan Indonesia, Masniari Wolf, memfokuskan sesi sprint sebagai persiapan utama menghadapi SEA Games 2025 Thailand. Ia bertekad mempertahankan medali emasnya. (AntaraNews)

Perenang putri andalan Indonesia, Masniari Wolf, kini tengah memusatkan perhatian pada sesi sprint dalam persiapan akhir menuju SEA Games 2025 di Thailand. Juara bertahan gaya punggung 50 meter putri ini berupaya mengasah kecepatan demi performa maksimal di ajang tersebut.

Persiapan intensif telah dilakukan sejak musim panas lalu di Jerman, meliputi latihan fisik di gym hingga renang jarak jauh di kolam. Namun, menjelang kompetisi, Masniari memilih untuk mengurangi volume renang dan lebih fokus pada aspek kecepatan.

Strategi ini diambil untuk memastikan dirinya berada dalam kondisi puncak saat berkompetisi di ajang olahraga terbesar Asia Tenggara tersebut. Masniari berharap dapat mempertahankan medali emas yang diraihnya dua tahun silam di Kamboja.

Persiapan Intensif dan Fokus Strategi

Masniari Wolf, yang berangkat sebagai juara bertahan medali emas renang gaya punggung 50 meter putri SEA Games 2023 Kamboja, telah menjalani persiapan besar sejak musim panas lalu di Jerman. Persiapan tersebut mencakup latihan alat berat di gym dan melahap menu jarak jauh di kolam renang.

Namun, dalam fase persiapan terakhir ini, Masniari mulai mengurangi porsi latihan renang jarak jauh dan beralih fokus ke sesi sprint. "Tetapi saya mulai mengurangi (latihan) berenang, fokus kepada sprint. Maka saya sangat senang dengan persiapan saya sekarang, fokus pada kecepatan," kata Masniari seusai seremoni pelepasan tim akuatik Indonesia di Jakarta.

Atlet berusia 20 tahun ini mengaku tidak membebani diri dengan target muluk-muluk, meskipun ia juga tentu tidak mau kehilangan medali emas yang diraihnya dua tahun silam. Masniari lebih mengutamakan performa terbaiknya di kolam.

"Saya tidak mau menyebut target-target besar. Saya sejujurnya hanya berusaha melakukan yang terbaik. Mudah-mudahan saya mendapatkan catatan waktu terbaik, dan lihat saja ke mana hal itu akan membawa saya," ujar Masniari, yang memiliki catatan waktu 28,89 detik pada SEA Games 2023 Kamboja.

Menghadapi Persaingan Ketat

Dalam menghadapi SEA Games 2025, Masniari Wolf mewaspadai beberapa pesaing kuat di nomor gaya punggung 50 meter putri. Salah satu nama yang menjadi perhatiannya adalah Kayla Sanchez asal Filipina, yang kemungkinan akan menjadi wakil tuan rumah.

Selain itu, Masniari juga secara khusus mengapresiasi kemunculan sesama perenang Indonesia, Flairene Candrea Wonomiharjo. Ia menyebut Flairene sebagai salah satu pesaing berat yang patut diperhitungkan dalam kompetisi mendatang.

Kewaspadaan Masniari terhadap Flairene bukan tanpa alasan. Flairene baru-baru ini meraih medali perunggu renang gaya punggung 50 meter putri di Islamic Solidarity Games 2025 Riyadh, Arab Saudi, yang menjadi modal besar menuju Thailand. "Flairene telah menjadi pesaing yang benar-benar berat," ujar Masniari mengakui kekuatan juniornya.

Optimisme Tim Akuatik Indonesia

Tim akuatik Indonesia berangkat ke Thailand dengan target ambisius untuk melampaui perolehan medali pada SEA Games 2023. Saat itu, tim akuatik berhasil membawa pulang total 11 medali, yang terdiri dari tiga medali emas, tiga medali perak, dan lima medali perunggu.

Dengan target yang telah ditetapkan, Masniari cukup optimistis bahwa timnya akan mampu mengukir prestasi maksimal di SEA Games 2025. Ia melihat adanya peningkatan kualitas dan kekuatan dalam tim.

"Menurut saya tentu saja (kami) mampu. Sejujurnya saya tidak tahu banyak mengenai disiplin lain. Namun menurut saya renang akan jelas akan lebih baik dibanding (SEA Games) yang sebelumnya," kata Masniari.

Keyakinan Masniari didasari oleh kekuatan kolektif tim akuatik Indonesia saat ini. "Kami memiliki tim yang benar-benar kuat, dan menurut saya kami mampu melakukannya," pungkasnya, menunjukkan semangat positif menjelang kompetisi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi