Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov Pobsi) Jambi menargetkan pengembalian tradisi medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Tekad ini diungkapkan setelah pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Biliar Jambi 2025. Ajang olahraga nasional tersebut akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Ketua Harian Pengprov Pobsi Jambi, Rio Setiadi, menegaskan komitmen ini di Kota Jambi pada Sabtu, 6 Desember 2025. Ia berharap upaya ini dapat memajukan cabang olahraga biliar di Jambi. Kejurprov ini menjadi langkah awal penting dalam mempersiapkan atlet terbaik.
Kejuaraan Provinsi Biliar Jambi 2025 resmi digelar di Black Hawk Biliar and Cafe. Sebanyak 55 pebiliar dari 11 pengurus cabang se-provinsi berpartisipasi. Mereka bersaing dalam enam nomor pertandingan yang berbeda.
Advertisement
Advertisement
Kejurprov Biliar Jambi: Ajang Seleksi dan Evaluasi Atlet
Kejuaraan Provinsi Biliar Jambi 2025 bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan ajang penting untuk evaluasi dan latihan mental para atlet. Rio Setiadi menjelaskan bahwa melalui Kejurprov ini, potensi atlet dapat terukur dengan baik. Ini adalah kesempatan bagi pebiliar Jambi untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Sebanyak 55 pebiliar dari 11 pengurus cabang se-provinsi Jambi turut serta dalam ajang ini. Mereka bersaing di enam nomor pertandingan, meliputi 8 ball, 9 ball, 10 ball, dan 15 ball putra, serta 9 ball dan 10 ball putri. Antusiasme tinggi terlihat dari jumlah peserta yang berpartisipasi.
Ketua KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, turut menegaskan pentingnya Kejurprov sebagai bagian dari seleksi atlet untuk PON 2028. "Event ini merupakan bagian penting dari seleksi atlet untuk PON 2028," ujarnya. Pembinaan berjenjang dan kompetisi rutin menjadi kunci utama dalam mencetak atlet berprestasi.
Advertisement
Advertisement
Mengejar Kembali Kejayaan Biliar Jambi di Kancah Nasional
Pengprov Pobsi Jambi memiliki catatan positif di kancah nasional, meskipun belum mencapai puncak. Pada Kejurnas Biliar di Jakarta (23-30 November lalu), enam atlet Jambi berhasil membawa pulang dua medali perunggu. Hasil ini menunjukkan potensi yang dimiliki atlet biliar Jambi.
Rio Setiadi berharap Kejurprov ini menjadi langkah awal untuk mengasah mental dan teknik atlet. Tujuannya jelas, agar Jambi bisa kembali meraih medali emas di ajang nasional seperti PON 2028. Tradisi emas yang pernah diraih di PON Jabar dan PON Papua menjadi motivasi besar.
Menatap masa depan, Jambi juga siap menjadi tuan rumah Pobsi Pool Circuit Series pada November 2026. Ajang nasional ini akan melibatkan peserta dari seluruh Indonesia dan memperebutkan peringkat nasional. Ini merupakan kesempatan bagus bagi Jambi untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai penyelenggara dan juga menguji atletnya.
Advertisement
AKBP Mat Sanusi mengingatkan penurunan prestasi biliar Jambi di PON 2024 Aceh-Sumatera Utara yang hanya meraih perunggu. Ia menekankan pentingnya kompetisi untuk menempa karakter, sportivitas, dan disiplin atlet. Seluruh pegiat biliar Jambi diajak bersatu demi mengembalikan tradisi emas di PON 2028.
Sumber: AntaraNews