25 November adalah hari yang menarik untuk mengenang sosok penting dalam sejarah Indonesia, yaitu Wolff Schoemaker. Ia adalah seorang arsitek Belanda yang menjadi guru bagi Soekarno di Technische Hoogeschool (THS) Bandung, yang kini dikenal sebagai Institut Teknologi Bandung (ITB). Melalui pengajaran dan pengaruhnya, Schoemaker berkontribusi pada perkembangan arsitektur dan pendidikan di Indonesia.
Wolff Schoemaker lahir di Banyubiru, Semarang, pada 25 Juli 1882. Ia merupakan lulusan Akademi Militer di Breda, Belanda, dan sempat menjadi zeni di Koninklijk Nederlandsch Indisch Leger (KNIL). Setelah keluar dari KNIL pada tahun 1914, ia memulai karier sebagai arsitek dan dosen di THS Bandung.
Schoemaker dikenal sebagai salah satu dosen yang mengajar Soekarno di jurusan teknik sipil. Ia berpengaruh besar terhadap Soekarno, terutama dalam bidang arsitektur dan seni. Soekarno sendiri mengakui bahwa Wolff Schoemaker adalah guru yang sangat ia kagumi.
Advertisement
Karier Wolff Schoemaker
Wolff Schoemaker memulai kariernya di dunia pendidikan dengan mengajar di THS Bandung. Sebagai seorang arsitek, ia meninggalkan banyak karya yang berpengaruh di Indonesia. Beberapa karyanya yang terkenal antara lain:
- Gedung Isola (sekarang menjadi Gedung Rektorat Universitas Pendidikan Indonesia)
- Hotel Preanger
- Bioskop Majestic
- Gedung Bank Indonesia Bandung
- Villa Isola
Karya-karya tersebut menunjukkan dedikasinya dalam mengembangkan arsitektur di Indonesia. Selain itu, Schoemaker juga dikenal sebagai sosok yang memiliki pandangan unik mengenai Indonesia.
Advertisement
Pandangan dan Keinginan Wolff Schoemaker
Schoemaker memiliki keinginan agar Indonesia menjadi negara Islam, yang didasari oleh kekagumannya terhadap budaya dan peradaban Islam. Ia bahkan menulis buku berjudul "Islam, de Schepper van de Moderne Wereld" (Islam, Pencipta Dunia Modern) yang mencerminkan ketertarikan dan pandangannya terhadap Islam.
Keinginannya ini menunjukkan bahwa Schoemaker tidak hanya berfokus pada arsitektur, tetapi juga pada aspek sosial dan budaya yang ada di Indonesia. Hal ini menjadikannya sosok yang kompleks dan berpengaruh dalam sejarah pendidikan dan arsitektur di tanah air.
Advertisement
Warisan Wolff Schoemaker
Warisan Wolff Schoemaker tidak hanya terlihat dari karya arsitekturnya, tetapi juga dari pengaruhnya terhadap generasi penerus. Ia berhasil mencetak banyak arsitek dan insinyur yang kemudian berkontribusi pada pembangunan Indonesia.
Melalui pengajaran dan pemikirannya, Schoemaker meninggalkan jejak yang mendalam dalam sejarah pendidikan di Indonesia.