Kemenkes Apresiasi Angka Kematian Bayi Rendah Kota Tangerang serta Akses Fasilitas Kesehatan Terbaik

Kementerian Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap angka kematian bayi rendah Kota Tangerang dan kualitas fasilitas kesehatannya, menjadikannya contoh nasional.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenkes Apresiasi Angka Kematian Bayi Rendah Kota Tangerang serta Akses Fasilitas Kesehatan Terbaik
Kementerian Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap angka kematian bayi rendah Kota Tangerang dan kualitas fasilitas kesehatannya, menjadikannya contoh nasional. (AntaraNews)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara resmi menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Tangerang, Banten. Apresiasi ini diberikan atas capaian luar biasa dalam menekan angka kematian bayi di wilayah tersebut. Selain itu, akses fasilitas kesehatan di Kota Tangerang juga dinilai sebagai yang terbaik di Indonesia.

Penghargaan tersebut disampaikan oleh Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, dr. Maria Endang Sumiwi. Momen penting ini terjadi pada acara puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang berlangsung di Stadion Benteng Reborn, Minggu (16/11). Kemenkes menyoroti berbagai inovasi kesehatan yang telah diterapkan oleh Pemkot Tangerang.

Maria Endang Sumiwi menekankan bahwa Kota Tangerang memiliki potensi besar untuk terus maju. Angka harapan hidup warganya bahkan hampir setara dengan negara maju seperti Singapura. Ini menjadi bukti nyata keberhasilan program kesehatan yang dijalankan secara berkelanjutan, termasuk dalam menekan angka kematian bayi.

Kemenkes Soroti Keberhasilan Program Kesehatan Kota Tangerang

Dalam sambutannya, Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, dr. Maria Endang Sumiwi, secara khusus memuji keberhasilan Kota Tangerang. Ia menyebutkan bahwa capaian angka kematian bayi rendah Kota Tangerang menjadi indikator penting kemajuan daerah. Ketersediaan fasilitas kesehatan yang mudah diakses turut menjadi faktor penentu apresiasi ini.

Maria Endang Sumiwi juga menyoroti peran penting ruang terbuka hijau yang disediakan di setiap kecamatan. Menurutnya, fasilitas ini sangat berperan dalam menunjang kesehatan fisik dan mental warga. Keberadaan ruang publik yang sehat ini menambah nilai positif bagi kualitas hidup masyarakat Tangerang.

“Kota Tangerang harus terus maju. Angka harapan hidup yang hampir setara dengan negara maju seperti Singapura, menjadi bukti besarnya potensi yang dimiliki daerah ini," ujar dr. Maria Endang Sumiwi. Ia menambahkan bahwa inovasi dan komitmen Pemkot Tangerang patut menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

“Terima kasih kepada Pemkot yang terus memperhatikan dan mendukung kesehatan masyarakat. Kota Tangerang harus terus menjadi contoh bagi daerah lain. Selamat, dan terima kasih atas inovasinya,” pungkasnya, menunjukkan harapan agar Tangerang terus berprestasi dalam berbagai aspek kesehatan, termasuk menurunkan angka kematian bayi.

Dedikasi Insan Kesehatan dan Komitmen Pemkot Tangerang

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan kesehatan di wilayahnya. Ia memuji dedikasi dan kerja keras mereka dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Komitmen Pemkot Tangerang untuk kesehatan tidak hanya berhenti pada pengobatan, tetapi juga fokus pada pencegahan, termasuk upaya menekan angka kematian bayi.

Sachrudin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas. Layanan ini harus mudah diakses dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Upaya ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif.

“Peringatan HKN ke-61 ini kita isi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pelayanan kesehatan gratis hingga melibatkan UMKM lokal. Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memastikan masyarakat Kota Tangerang tetap sehat, produktif, dan sejahtera,” jelas Sachrudin. Kegiatan ini menunjukkan pendekatan holistik dalam meningkatkan kesehatan warga.

Selain angka kematian bayi rendah Kota Tangerang, kota ini juga mencatatkan prestasi lain yang membanggakan. Angka harapan hidup yang berada di atas rata-rata nasional serta capaian penanganan penyakit TBC dan stunting terbaik di Provinsi Banten menjadi bukti nyata keberhasilan program kesehatan terpadu.

Inovasi Berkelanjutan untuk Kesehatan Masyarakat

Wali Kota Sachrudin menambahkan bahwa upaya pemerintah tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan. Edukasi kesehatan dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam strategi ini. Pendekatan proaktif ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat dan mengurangi risiko kematian bayi.

“Apresiasi ini insya Allah menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, karena kesehatan adalah segalanya. Tanpa sehat, kita tidak bisa beraktivitas, beribadah, maupun mewujudkan cita-cita,” ujarnya. Ia menekankan bahwa kesehatan adalah fondasi utama bagi setiap aspek kehidupan.

Kota Tangerang bertekad untuk terus berinovasi dan menjadi pionir dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Komitmen ini mencerminkan keinginan kuat untuk tidak hanya mempertahankan prestasi yang ada, tetapi juga untuk terus mengembangkan program-program kesehatan yang lebih baik.

“Kami akan terus mendorong masyarakat, tenaga kesehatan, serta seluruh elemen untuk bahu-membahu menjaga kesehatan. Sehat raganya, sehat jiwanya, kuat semangatnya,” kata Sachrudin. Pesan ini menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi