Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, baru-baru ini menekankan pentingnya Gerak Jalan Mojokerto Surabaya (GMS) sebagai simbol semangat perjuangan. Kegiatan tahunan ini dianggap lebih dari sekadar ajang olahraga, melainkan sebuah tradisi yang kaya akan nilai sejarah. Penegasan ini disampaikan Adhy Karyono saat memberangkatkan peserta GMS di Mojokerto.
Acara legendaris ini digelar di depan Kantor Kecamatan Prajuritkulon, Jalan Raya Surodinawan, Kota Mojokerto, pada hari Sabtu. Kehadiran Adhy Karyono menandai dimulainya perjalanan para peserta yang akan menapaki jejak sejarah. GMS diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat patriotisme di kalangan masyarakat.
Penyelenggaraan GMS tahun ini memiliki makna ganda karena bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Timur. Selain melestarikan nilai-nilai perjuangan, GMS juga diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi lokal.
Advertisement
Advertisement
GMS: Tradisi Sarat Nilai Perjuangan
Adhy Karyono dengan tegas menyatakan bahwa Gerak Jalan Mojokerto Surabaya adalah sebuah tradisi yang sarat akan nilai perjuangan. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar aktivitas fisik, melainkan sebuah warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan. GMS memiliki sejarah panjang yang mengakar kuat dalam memori kolektif masyarakat Jawa Timur.
"Kegiatan ini menjadi sarana untuk menggali kembali nilai-nilai perjuangan para prajurit kemerdekaan sekaligus bentuk terima kasih kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk bangsa," tutur Adhy Karyono. Pernyataan ini menggarisbawahi esensi GMS sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan kemerdekaan. Semangat patriotisme menjadi inti dari setiap langkah peserta.
Tradisi Gerak Jalan Mojokerto Surabaya ini secara konsisten mengingatkan generasi penerus akan beratnya perjuangan yang telah dilalui. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk merasakan sebagian dari pengorbanan para pahlawan. Ini adalah cara efektif untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat pantang menyerah.
Advertisement
Advertisement
Dampak Ekonomi dan Semangat HUT Jatim ke-80
Penyelenggaraan Gerak Jalan Mojokerto Surabaya tahun ini memiliki relevansi khusus karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Timur. Momen ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Sektor-sektor seperti UMKM, sektor riil, dan pariwisata berpotensi mendapatkan dorongan signifikan.
Adhy Karyono berharap GMS dapat terus digelorakan hingga mencapai level nasional bahkan internasional. Potensi ini menunjukkan ambisi untuk menjadikan Gerak Jalan Mojokerto Surabaya sebagai ikon Jawa Timur yang dikenal luas. Peningkatan popularitas acara akan secara langsung berkorelasi dengan peningkatan kunjungan dan transaksi ekonomi.
Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, turut hadir dan memberikan semangat kepada para peserta. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi tradisi yang kuat dan menjadi momentum bagi masyarakat untuk saling membantu. Penguatan ekonomi lokal melalui kegiatan semacam ini menjadi salah satu tujuan utama.
Advertisement
Advertisement
Menapak Tilas Sejarah dan Visi Masa Depan
Gerak Jalan Mojokerto Surabaya 2025 dirancang untuk tidak hanya mengajak peserta menapak tilas jejak perjuangan, tetapi juga memberikan pengalaman tematik yang mendalam. Perjalanan ini memungkinkan peserta melintasi berbagai era sejarah Indonesia. Konsep ini menjadikan GMS sebagai sarana edukasi yang interaktif dan menarik.
Di garis start, peserta disambut dengan nuansa Era Majapahit, membawa mereka kembali ke masa kejayaan kerajaan. Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan melalui suasana Pra Kemerdekaan, lalu menuju Episentrum Kemerdekaan, dan Pasca Kemerdekaan. Setiap segmen dirancang untuk membangkitkan memori sejarah.
Perjalanan tematik ini berakhir di Gerbang Baru Nusantara yang ditampilkan di garis finis, melambangkan visi masa depan Jawa Timur. Konsep ini menunjukkan bahwa Gerak Jalan Mojokerto Surabaya tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga merayakan potensi dan harapan untuk masa depan. Ini adalah perpaduan unik antara sejarah, budaya, dan aspirasi.
Advertisement
Advertisement
Keamanan dan Titik Check-in Peserta
Untuk memastikan keamanan dan ketertiban seluruh peserta selama perjalanan Gerak Jalan Mojokerto Surabaya, panitia telah menyiapkan pos-pos check-in di beberapa titik strategis. Langkah ini diambil untuk memonitor pergerakan peserta dan memberikan bantuan jika diperlukan. Keamanan menjadi prioritas utama penyelenggara acara.
Pos pertama berada di Kantor Kepala Desa Singkalan, Kabupaten Sidoarjo, berfungsi sebagai titik verifikasi awal. Selanjutnya, pos kedua ditempatkan di SMPN 1 Krian, Kabupaten Sidoarjo, untuk memastikan kelancaran perjalanan. Penempatan pos-pos ini memudahkan peserta dalam beristirahat dan mendapatkan logistik.
Pos ketiga berlokasi di Kantor Kepala Desa Gilang, Kabupaten Sidoarjo, menyediakan titik istirahat penting sebelum memasuki area perkotaan Surabaya. Pos terakhir berada di Kantor Kelurahan Kedurus, Kota Surabaya, menandai mendekatnya garis finis. Sistem pos check-in ini menjamin pengalaman yang aman dan terorganisir bagi semua peserta Gerak Jalan Mojokerto Surabaya.
Advertisement
Dengan perpaduan antara semangat olahraga, edukasi sejarah, dan nilai patriotisme, Gerak Jalan Mojokerto Surabaya 2025 kembali menjadi momentum yang menyatukan masyarakat Jawa Timur. Ini adalah langkah bersama mengenang perjuangan dan menatap masa depan yang lebih cerah.
Sumber: AntaraNews