Pemprov Papua Tengah Luncurkan Program Sekolah Sepanjang Hari: Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Daerah 3T

Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi meluncurkan Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta pembinaan karakter siswa, khususnya di wilayah 3T.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemprov Papua Tengah Luncurkan Program Sekolah Sepanjang Hari: Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Daerah 3T
Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi meluncurkan Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta pembinaan karakter siswa, khususnya di wilayah 3T. (AntaraNews)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah secara resmi meluncurkan Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) pada Jumat lalu. Inisiatif penting ini dipusatkan di SD Inpres Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, menandai komitmen serius terhadap masa depan pendidikan di wilayah tersebut.

Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menjelaskan bahwa Program Sekolah Sepanjang Hari ini dirancang untuk memastikan siswa berada di lingkungan sekolah dari pagi hingga sore hari. Mereka tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga mendapatkan pembinaan karakter, pengembangan kreativitas, dan penguasaan keterampilan yang relevan.

Peluncuran program ini bertujuan utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh, terutama di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Langkah strategis ini diharapkan dapat menciptakan generasi penerus Papua Tengah yang lebih berkualitas, berdaya saing, dan siap memimpin di masa depan.

Optimalisasi Pembelajaran dan Pembinaan Karakter Siswa

Program Sekolah Sepanjang Hari Papua Tengah yang digagas Pemprov ini memiliki cakupan yang lebih luas dari sekadar jam belajar biasa. Siswa akan mendapatkan kesempatan optimal untuk mengembangkan diri secara holistik melalui berbagai kegiatan terstruktur yang melengkapi kurikulum formal.

Gubernur Meki Fritz Nawipa menegaskan bahwa program ini merupakan sistem pendidikan komprehensif yang berorientasi pada hasil. Fokusnya tidak hanya pada pencapaian akademis semata, melainkan juga pada pengembangan aspek non-akademis yang krusial bagi pertumbuhan dan pembentukan karakter anak.

Meskipun secara aturan satuan pendidikan SD, SMP, dan SMA berada di tingkat kabupaten, Pemprov Papua Tengah mengambil inisiatif untuk mengintervensi kebijakan pendidikan. Intervensi ini dilakukan demi masa depan generasi penerus daerah, memastikan mereka memiliki akses pendidikan berkualitas tinggi dan merata.

Dengan demikian, melalui implementasi Program Sekolah Sepanjang Hari, diharapkan kualitas pendidikan dan prestasi siswa di seluruh wilayah Papua Tengah dapat meningkat signifikan. Ini adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan sumber daya manusia dan pembangunan provinsi secara berkelanjutan.

Strategi Implementasi dan Dukungan di Delapan Kabupaten

Implementasi Program Sekolah Sepanjang Hari Papua Tengah tidak hanya terpusat di satu titik, melainkan akan menyebar secara strategis di delapan kabupaten se-Papua Tengah. Sebanyak 10 sekolah telah ditunjuk sebagai motor penggerak awal program inovatif ini, menunjukkan skala ambisi yang besar.

Sekolah-sekolah percontohan tersebut tersebar di berbagai wilayah penting, termasuk Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, dan Mimika. Penunjukan ini menunjukkan komitmen kuat Pemprov untuk pemerataan akses dan kualitas pendidikan di seluruh pelosok provinsi.

Gubernur Meki Fritz Nawipa menjelaskan lebih lanjut mengenai jadwal pelaksanaan program. Jam pelajaran akademik akan berlangsung dari pagi hingga pukul 12.00 WIT, kemudian kegiatan akan dilanjutkan dengan sesi Program Sekolah Sepanjang Hari yang berfokus pada kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan diri.

Keberhasilan program ini juga didukung oleh kerja sama strategis dengan pihak eksternal. Pemprov Papua Tengah memberikan apresiasi khusus kepada Universitas Papua (Unipa) Manokwari atas kontribusi dan dukungannya dalam mewujudkan program pendidikan yang transformatif ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi