Siasat Adipati Dolken Perankan Karakter Narsistik di Film Adaptasi Secretary Kim

Aktor Adipati Dolken membagikan siasatnya dalam memerankan tokoh Rendra Prakasa yang narsistik di film adaptasi drama Korea "What’s Up with Secretary Kim", menjanjikan interpretasi yang lebih realistis.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Siasat Adipati Dolken Perankan Karakter Narsistik di Film Adaptasi Secretary Kim
Aktor Adipati Dolken membagikan siasatnya dalam memerankan tokoh Rendra Prakasa yang narsistik di film adaptasi drama Korea "What’s Up with Secretary Kim", menjanjikan interpretasi yang lebih realistis. (AntaraNews)

Aktor Adipati Dolken mengungkapkan strategi khusus dalam memerankan tokoh Rendra Prakasa di film "What’s Up with Secretary Kim". Film ini merupakan adaptasi dari serial drama Korea Selatan populer "What's Wrong with Secretary Kim". Adipati menjelaskan bahwa karakter Rendra dibangun berdasarkan sosok Lee Young-joon, seorang pejabat eksekutif perusahaan besar yang diperankan oleh Park Seo-joon dalam serial aslinya.

Dalam sesi tanya-jawab yang berlangsung di Jakarta, Kamis, Adipati menuturkan bagaimana ia mendekati peran yang menantang ini. Lee Young-joon dikenal sebagai pria yang sangat mencintai diri sendiri dan memiliki pesona kuat. Adipati berupaya menyeimbangkan sifat-sifat ini agar tidak terlalu berlebihan, menciptakan karakter yang lebih realistis dan mudah diterima penonton.

Film "What’s Up with Secretary Kim" sendiri dijadwalkan tayang di platform Vidio pada 8 November 2025. Produksi film ini telah dimulai sejak tahun 2021 oleh Falcon Pictures. Selain Adipati Dolken, aktris Mawar De Jongh juga didapuk untuk berperan sebagai Kimberly Laksono, sekretaris kompeten yang menjadi lawan main Rendra.

Mendalami Karakter Narsistik Rendra Prakasa

Adipati Dolken menjadikan Park Seo-joon, pemeran Lee Young-joon dalam serial aslinya, sebagai rujukan utama dalam mendalami karakter Rendra. Ia mengakui bahwa serial "What's Wrong with Secretary Kim" telah sukses besar di berbagai negara, termasuk Korea, Filipina, dan Thailand. Referensi ini sangat membantu Adipati dalam memahami esensi karakter yang akan diperankannya.

"Referensinya ya nonton Park Seo-joon pastinya ya. Itu referensinya, karena memang kan ya walaupun kita berangkatnya dari webtoon/webnovel populer 'What’s Wrong with Secretary Kim', yang sebelumnya juga sukses di Korea, Filipina, dan Thailand gitu kan," kata Adipati. Ia bahkan telah menamatkan serial drama tersebut sebanyak dua kali untuk benar-benar meresapi karakternya.

Bersama sutradara Rako Prijanto, Adipati berupaya keras agar sifat narsistik Rendra tidak ditampilkan secara berlebihan. Mereka ingin menyajikan sosok Rendra yang karismatik namun tetap realistis. Tujuannya adalah agar penonton dapat lebih terhubung dengan karakter tersebut tanpa merasa jengah dengan narsismenya yang terlalu ekstrem.

Menyeimbangkan Sisi Negatif dan Positif Tokoh

Adipati Dolken menghadapi tantangan dalam menyatukan sisi negatif dan positif dari karakter Rendra Prakasa. Tokoh Lee Young-joon dalam serial aslinya digambarkan sebagai pria yang terlalu mencintai diri sendiri dan suka menebar pesona. Adipati menyadari bahwa ada dua sisi yang sangat kuat dalam karakter ini dan harus menemukan keseimbangan yang tepat.

"Yang satu negatif, yang satu negatif banget, itu gimana menyatukannya gitu, simpelnya, ya gimana supaya bisa seimbang?" ujar Adipati, menjelaskan proses pemikirannya. Ia ingin memastikan bahwa pesona Rendra tetap terlihat, namun narsismenya tidak sampai mendominasi dan membuat karakter menjadi tidak disukai.

Tokoh Rendra digambarkan sebagai individu yang merasa sempurna dan menganggap kehadirannya sebagai anugerah bagi siapapun di sekitarnya. Adipati bahkan mengutip salah satu dialog Rendra yang menggambarkan kepercayaan diri ekstrem tersebut: "Tidak semua orang sepertimu. Sepanjang hidupku, aku tidak pernah melihat pria se-sempurna dirimu." Kutipan ini menunjukkan betapa dalamnya Adipati memahami esensi karakter yang ia perankan.

Proses Produksi dan Jadwal Tayang Film

Film "What’s Up with Secretary Kim" merupakan proyek ambisius yang diproduksi oleh Falcon Pictures. Adipati Dolken mengungkapkan bahwa proses produksi film ini telah dimulai sejak tahun 2021. Ini menunjukkan komitmen panjang dalam menggarap adaptasi drama Korea yang populer ini menjadi sebuah karya film yang berkualitas.

Selain Adipati Dolken yang memerankan Rendra Prakasa, aktris Mawar De Jongh juga turut membintangi film ini sebagai Kimberly Laksono. Peran Kimberly sangat krusial sebagai sekretaris yang kompeten dan menjadi pusat cerita bersama Rendra. Kolaborasi kedua aktor ini diharapkan mampu menghidupkan dinamika hubungan yang kompleks antara bos dan sekretaris.

Film "What’s Up with Secretary Kim" dijadwalkan untuk tayang perdana di platform Vidio pada tanggal 8 November 2025. Tanggal ini memberikan ekspektasi tinggi bagi para penggemar drama Korea maupun penikmat film Indonesia yang menantikan adaptasi ini. Penayangan di platform Vidio juga menunjukkan tren adaptasi konten yang semakin merambah ke layanan streaming digital.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi