Siswa meringis saat disuntik vaksin difteri di SDN Pakis 1, Surabaya, Selasa (04/11/2025). (AFP/ Juni Kriswanto)
Suasana tegang tampak di SDN Pakis 1, Surabaya, ketika para siswa menjalani imunisasi difteri dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2025, Selasa (4/11/2025). Beberapa anak tampak meringis saat jarum suntik menyentuh lengan mereka, namun petugas kesehatan dengan sabar menenangkan agar proses berjalan lancar.
Program BIAS di Surabaya tahun ini terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama pada Agustus difokuskan pada imunisasi Campak-Rubella (MR) untuk siswa kelas 1 serta Human Papillomavirus (HPV) bagi siswi kelas 5 dan 9. Sementara tahap kedua pada November mencakup vaksin Difteri-Tetanus (DT) untuk kelas 1 dan Tetanus-Difteri (Td) bagi kelas 2, 5, dan 9.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya memastikan anak-anak terlindungi dari penyakit menular yang dapat dicegah melalui imunisasi, sekaligus menjaga kekebalan komunal di lingkungan sekolah.
Para siswa mengantre untuk menerima vaksin difteri di SDN Pakis 1, Surabaya, Selasa (04/11/2025). AFP/ Juni Kriswanto
Para siswa disuntik vaksin difteri di SDN Pakis 1, Surabaya, Selasa (04/11/2025). AFP/ Juni Kriswanto
Paramedis menyiapkan vaksin difteri di SDN Pakis 1, Surabaya, Selasa (04/11/2025). AFP/ Juni Kriswanto
Siswa meringis saat disuntik vaksin difteri di SDN Pakis 1, Surabaya, Selasa (04/11/2025). AFP/ Juni Kriswanto
Siswa meringis saat disuntik vaksin difteri di SDN Pakis 1, Surabaya, Selasa (04/11/2025). AFP/ Juni Kriswanto
Siswa saat disuntik vaksin difteri di SDN Pakis 1, Surabaya, Selasa (04/11/2025). AFP/ Juni Kriswanto
Siswa meringis saat disuntik vaksin difteri di SDN Pakis 1, Surabaya, Selasa (04/11/2025). AFP/ Juni Kriswanto