Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung kegiatan keagamaan. Dukungan ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Utsawa Dharmagita (UDG) yang bertujuan memperkuat iman umat Hindu. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memupuk semangat toleransi di tengah masyarakat Kota Kupang.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyatakan bahwa pemkot mengalokasikan dana sebesar Rp107 juta dari APBD 2025. Dana tersebut disiapkan untuk memastikan kelancaran UDG ke-10 tingkat Kota Kupang. Acara ini juga menjadi ajang persiapan menuju UDG tingkat provinsi dan nasional mendatang.
Utsawa Dharmagita merupakan festival lantunan nyanyian atau syair-syair suci agama Hindu yang diambil dari Gita Suci Weda. Penyelenggaraan UDG ini tidak hanya fokus pada pembinaan iman. Namun juga berperan penting dalam menjaga predikat Kota Kupang sebagai salah satu dari sepuluh kota paling toleran di Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Pemkot Kupang dalam Pembinaan Keagamaan
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa komitmen pemerintah kota dalam mendukung perayaan keagamaan adalah bentuk tanggung jawab. Hal ini bertujuan untuk menjaga semangat toleransi yang telah menjadi ciri khas Kota Kupang. Dukungan ini mencerminkan upaya Pemkot dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.
Ia menekankan bahwa pembangunan kota tidak hanya berfokus pada sektor fisik semata. Namun, juga penting untuk menghadirkan ruang yang nyaman dan aman bagi warga. Terutama bagi mereka yang ingin melaksanakan berbagai acara keagamaan dengan tenang.
Kota Kupang telah diakui sebagai salah satu dari sepuluh kota paling toleran di Indonesia. Umat Hindu di wilayah ini memiliki peran penting dalam mempertahankan predikat tersebut. Kehadiran Utsawa Dharmagita menjadi salah satu bukti nyata partisipasi aktif mereka.
Advertisement
Advertisement
Tujuan Mulia Utsawa Dharmagita bagi Umat Hindu
Ketua Panitia UDG Kota Kupang, I Nengah Pustaka, menjelaskan tujuan utama dari Utsawa Dharmagita. Tujuan tersebut adalah untuk meningkatkan sradha (keyakinan) dan bakti umat Hindu kepada Tuhan. Hal ini diharapkan dapat membentuk karakter positif yang mendukung kerukunan.
Selain itu, UDG juga berupaya meningkatkan kecakapan generasi muda Hindu dalam mempelajari sastra-sastra suci Weda. Di tengah kemajuan teknologi yang masif, pembinaan ini penting. Tujuannya agar mereka tetap memiliki mental dan karakter yang baik dan kuat.
I Nengah Pustaka juga mengungkapkan bahwa UDG menjadi ajang seleksi peserta terbaik. Para peserta ini nantinya akan mewakili Kota Kupang dalam pentas UDG tingkat provinsi. Acara tingkat provinsi tersebut rencananya akan dilaksanakan di Kota Kupang pada tahun 2026.
Advertisement
Jumlah peserta UDG tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan, mencapai total 138 peserta. Mereka akan berkompetisi dalam delapan cabang perlombaan yang berbeda. Peningkatan ini menandakan antusiasme yang tinggi dari masyarakat.
Advertisement
Memperkokoh Karakter Bangsa Melalui Kegiatan Keagamaan
I Nengah Pustaka berharap kegiatan Utsawa Dharmagita ini dapat memperkokoh karakter umat. Penguatan karakter individu ini pada akhirnya akan berkontribusi pada penguatan karakter bangsa secara keseluruhan. Ini menunjukkan visi jangka panjang dari penyelenggaraan acara tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung. Pemkot Kupang, Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, serta para donatur dari umat Hindu di Kota Kupang telah berkontribusi. Dukungan ini sangat penting bagi kelancaran dan kesuksesan acara.
Kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat menunjukkan sinergi yang positif. Sinergi ini krusial dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. Lingkungan seperti ini mendukung pengembangan spiritual dan sosial masyarakat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews