Pangan Bukan Sekadar Perut Kenyang: Jaman Tegaskan Kemandirian Pangan Pilar Utama Ketahanan Nasional

Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) menyoroti pentingnya kemandirian pangan sebagai instrumen strategis penguat ketahanan nasional, dengan kebijakan progresif pemerintah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pangan Bukan Sekadar Perut Kenyang: Jaman Tegaskan Kemandirian Pangan Pilar Utama Ketahanan Nasional
Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) menyoroti pentingnya kemandirian pangan sebagai instrumen strategis penguat ketahanan nasional, dengan kebijakan progresif pemerintah. (AntaraNews)

Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) kembali menegaskan pentingnya kemandirian pangan sebagai pondasi utama ketahanan nasional. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Umum Jaman, A. Iwan Dwi Laksono, dalam keterangan resminya di Jakarta pada Jumat (17/10).

Menurut Iwan, pangan bukan hanya sekadar kebutuhan dasar bagi masyarakat, melainkan juga instrumen strategis. Hal ini berfungsi untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global serta meningkatkan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh.

Dalam pandangan Jaman, kemandirian pangan menjadi pilar pertama dari Pancalogi Jaman, menopang pilar-pilar lain seperti energi, maritim, iptek, dan industri. Tanpa fondasi yang kuat ini, Indonesia akan selalu berada dalam posisi yang rentan dan bergantung pada pihak lain.

Pangan sebagai Pondasi Ketahanan Nasional

A. Iwan Dwi Laksono, Ketua Umum Jaman, menegaskan bahwa kemandirian pangan adalah inti dari seluruh dimensi kemandirian bangsa. Ia menekankan bahwa pangan memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan negara.

Dalam kerangka Pancalogi Jaman, pangan ditempatkan sebagai pilar fundamental yang menopang empat pilar lainnya. Pilar-pilar tersebut meliputi energi, maritim, ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), serta industri nasional.

Ketergantungan pada pasokan pangan dari luar dapat melemahkan posisi tawar Indonesia di tingkat internasional. Oleh karena itu, mencapai kemandirian pangan adalah langkah mutlak untuk memastikan masa depan yang lebih kokoh.

Kebijakan Progresif Pemerintah dalam Kemandirian Pangan

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai telah memberikan jawaban atas tantangan pangan nasional melalui kebijakan yang terarah. Berdasarkan kajian strategis yang dilakukan oleh Litbang Jaman, arah kebijakan pangan menunjukkan progresivitas yang terukur.

Tiga program unggulan menjadi sorotan utama dalam mendukung pencapaian kemandirian pangan nasional. Program-program tersebut meliputi pangan gratis, pengembangan food estate nasional, serta transformasi pertanian modern.

Kajian Litbang Jaman menggunakan pendekatan yuridis-normatif dan triangulasi data kuantitatif, termasuk analisis SPSS. Hasilnya menunjukkan adanya korelasi positif signifikan antara kebijakan yang diterapkan dan peningkatan produksi pangan, kesejahteraan petani, serta kedaulatan pangan.

Tantangan dan Rekomendasi Strategis

Meskipun arah kebijakan sudah tepat dan didukung landasan hukum yang kuat, tantangan implementasi tetap menjadi perhatian serius. Beberapa tantangan utama meliputi ketimpangan distribusi pangan antar wilayah dan ketergantungan pada impor bahan pangan pokok.

Selain itu, kompleksitas regulasi dan perizinan di sektor pertanian juga turut menghambat upaya pencapaian kemandirian pangan. Hal ini memerlukan solusi komprehensif untuk memastikan efektivitas program-program yang telah dicanangkan.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Jaman merekomendasikan penguatan infrastruktur logistik, seperti pembangunan cold storage, jalan tani, dan gudang modern. Reformasi regulasi melalui harmonisasi dan penyederhanaan perizinan juga dianggap krusial untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan masyarakat sipil juga sangat diperlukan untuk memperkuat ekosistem pangan nasional. "Pangan bukan hanya soal perut kenyang, tetapi juga soal harga diri bangsa," ujar Iwan Dwi Laksono, menekankan pentingnya strategi terukur dan kebijakan yang berpihak pada rakyat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi