Jayapura, Papua – Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, secara resmi membuka gelaran Liga Topscor usia dini yang berlokasi di Lapangan Nafri, Distrik Abepura. Pembukaan turnamen ini berlangsung pada hari Jumat, 24 Oktober, dengan harapan besar akan memunculkan bibit-bibit pesepak bola andal dari Bumi Cenderawasih.
Ajang kompetisi ini diikuti oleh sepuluh Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah di Papua, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pembinaan usia dini. Liga Topscor usia dini ini direncanakan akan bergulir setiap hari Sabtu hingga tanggal 8 Desember mendatang, memastikan partisipasi maksimal tanpa mengganggu jadwal belajar para atlet muda.
Gubernur Fakhiri menekankan pentingnya turnamen semacam ini sebagai wadah pengembangan bakat, serta menyatakan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Papua. Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya atlet-atlet sepak bola yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Advertisement
Advertisement
Harapan Besar dari Gubernur Papua
Gubernur Papua Mathius Fakhiri menyampaikan harapannya yang tinggi terhadap penyelenggaraan Liga Topscor usia dini Papua. Ia meyakini bahwa melalui turnamen ini, akan lahir pesepak bola yang memiliki potensi besar untuk mengharumkan nama Papua.
“Saya berharap melalui turnamen ini lahir pesepakbola yang dapat mengharumkan nama Papua baik di tingkat nasional hingga internasional,” ujar Gubernur Fakhiri saat membuka acara. Pernyataan ini menggarisbawahi visi jangka panjang untuk olahraga sepak bola di provinsi tersebut.
Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Pemerintah Provinsi Papua berharap berbagai event olahraga dari berbagai cabang akan terus digalakkan. Hal ini bertujuan agar semakin banyak atlet berbakat yang bermunculan dan mampu mewarnai kancah olahraga di Indonesia.
Advertisement
Gubernur Fakhiri juga menambahkan bahwa Papua kini telah memiliki fasilitas olahraga yang memadai, sehingga penyelenggaraan pertandingan olahraga akan kembali menyumbangkan atlet-atlet berkualitas. “Pemprov Papua akan mendukung berbagai upaya mulai dari pembinaan hingga penyelenggaraan event olahraga,” tegasnya, menunjukkan komitmen kuat terhadap pengembangan atlet.
Advertisement
Mekanisme dan Partisipasi Liga Topscor Usia Dini Papua
Liga Topscor usia dini Papua berhasil menarik partisipasi dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di wilayah tersebut. Ketua panitia Liga Topscor usia dini, Guntur Lukas Tjoe, mengonfirmasi bahwa total sepuluh SSB telah mendaftar dan akan berkompetisi dalam ajang ini.
Turnamen ini dirancang dengan jadwal yang mempertimbangkan aktivitas utama para peserta. Pertandingan Liga Topscor usia dini Papua hanya akan dilaksanakan setiap hari Sabtu, sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar para siswa yang menjadi atlet.
Jadwal pertandingan yang fleksibel ini diharapkan dapat memaksimalkan partisipasi dan fokus para pemain muda dalam mengembangkan kemampuan mereka. Liga akan berlangsung hingga tanggal 8 Desember, memberikan waktu yang cukup bagi setiap SSB untuk menunjukkan performa terbaiknya.
Advertisement
Penyelenggaraan yang terstruktur ini menjadi bukti nyata upaya pembinaan sepak bola usia dini di Papua. Melalui kompetisi yang teratur dan dukungan penuh, diharapkan talenta-talenta muda dapat berkembang secara optimal dan siap menghadapi tantangan di level yang lebih tinggi.
Sumber: AntaraNews