Mural, Seni Rupa Tertua yang Hidup Kembali: Taman Budaya Kaltim Gelar Pelatihan Mural Samarinda untuk Generasi Muda

Ingin lihat dinding kota jadi kanvas ekspresi? Taman Budaya Kaltim gelar Pelatihan Mural Samarinda bagi pelajar, asah kreativitas dan tumbuhkan semangat seni rupa!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mural, Seni Rupa Tertua yang Hidup Kembali: Taman Budaya Kaltim Gelar Pelatihan Mural Samarinda untuk Generasi Muda
Ingin lihat dinding kota jadi kanvas ekspresi? Taman Budaya Kaltim gelar Pelatihan Mural Samarinda bagi pelajar, asah kreativitas dan tumbuhkan semangat seni rupa! (AntaraNews)

Taman Budaya Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi seni rupa daerah. Mereka baru saja menggelar pelatihan mural intensif bagi para pelajar di Kota Samarinda. Kegiatan ini bertujuan untuk menyalurkan bakat dan kreativitas generasi muda.

Pelatihan seni lukis dinding yang berlangsung selama tiga hari ini dimulai sejak tanggal 13 hingga 15 Oktober 2025. Lokasi penyelenggaraan kegiatan berpusat di Gedung Rinjani, kompleks Taman Budaya Kaltim. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi wadah ekspresi positif bagi peserta.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Rahmat Ramadhan, menekankan pentingnya kreativitas positif. Ia mendorong para pemuda untuk membuat mural dengan kreatif, meskipun belum sempurna. "Buatlah mural dengan kreatif. Meski belum sempurna, paling tidak itu hasil karya kalian sendiri," ujarnya, sembari berharap kegiatan ini mampu meningkatkan imajinasi kolektif.

Mengembangkan Kreativitas dan Minat Seni Rupa Pelajar

Plt Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Kaltim, Muhammad Herdiansyah, menjelaskan tujuan utama kegiatan pelatihan mural ini. Ia menyatakan bahwa program ini dirancang untuk menumbuhkan kreativitas peserta secara optimal. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat minat generasi muda terhadap seni rupa.

Seni rupa, khususnya mural, kini semakin berkembang pesat di kalangan pelajar dan masyarakat umum. Herdiansyah berharap kegiatan ini dapat menjadi bahan pembelajaran berharga. Diharapkan pula dapat lebih meningkatkan daya kreativitas para peserta pelatihan mural.

Rahmat Ramadhan, dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, turut memberikan semangat kepada peserta. Ia mendorong para pelajar untuk membuat mural dengan penuh kreativitas. Meskipun belum sempurna, karya tersebut tetap merupakan hasil jerih payah mereka sendiri dan patut diapresiasi.

Pelatihan ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran seni yang bermanfaat luas. Manfaatnya tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi masyarakat umum pencinta seni rupa. Semangat berkarya di bidang seni, khususnya seni rupa, diharapkan terus tumbuh dan berkembang di Kalimantan Timur.

Peserta dari Tujuh Sekolah Unggulan Samarinda

Antusiasme terhadap pelatihan mural ini terlihat dari partisipasi aktif pelajar dari berbagai sekolah. Kegiatan ini melibatkan perwakilan dari tujuh sekolah menengah atas di Kota Samarinda. Kehadiran mereka menunjukkan minat tinggi generasi muda terhadap seni lukis dinding.

Sekolah-sekolah yang mengirimkan delegasinya antara lain MAN 2 Samarinda dan SMA Katolik WR. Soepratman. Turut serta juga SMA Negeri 7 Samarinda dan SMA Negeri 2 Samarinda. Partisipasi ini mencerminkan dukungan sekolah terhadap pengembangan bakat seni siswa.

Selain itu, pelajar dari SMA Negeri 5 Samarinda, SMA Asisi Samarinda, dan SMA Islam Samarinda juga turut meramaikan pelatihan. Keberagaman latar belakang sekolah peserta menciptakan lingkungan belajar yang dinamis. Hal ini mendorong pertukaran ide dan teknik antar pelajar dalam proses pembuatan mural.

Pelatihan mural ini menjadi bagian integral dari upaya Taman Budaya Kaltim dalam mendukung pengembangan kreativitas anak muda di daerah. Selain itu, kegiatan ini juga memperkaya agenda kebudayaan lokal. Inisiatif ini diharapkan terus berlanjut untuk mencetak seniman muda berbakat di Samarinda.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi