Tragedi Al Khoziny Ambruk Tewaskan Puluhan Santri, Menko AHY Bakal Tertibkan Standar Bangunan

AHY menyebut semua pembangunan infrastruktur harus mematuhi aturan dan standar bangunan.

Purnomo Edi
Oleh Purnomo Edi - Reporter
Tragedi Al Khoziny Ambruk Tewaskan Puluhan Santri, Menko AHY Bakal Tertibkan Standar Bangunan
Tragedi Al Khoziny Ambruk Tewaskan Puluhan Santri, Menko AHY Bakal Tertibkan Standar Bangunan (Merdeka.com)

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) angkat bicara soal tragedi ambruknya bangunan pondok pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur.

AHY menyebut semua pembangunan infrastruktur harus mematuhi aturan dan standar bangunan. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga harus punya Izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

"Tentu semua merasa ini sebuah insiden yang sangat menyedihkan. Banyak sekali anak-anak kita, para santri yang menjadi korban. Bangunan memang belum memenuhi standar konstruksi," kata AHY di Fakultas Teknik UGM, Rabu (8/10).

Tragedi ambruknya bangunan ponpes yang menyebabkan adanya korban jiwa ini dinilai AHY menjadi sebuah peringatan keras bagi pihak yang akan melakukan pembangunan. AHY menegaskan semua pihak harus mematuhi standar konstruksi yang telah ditetapkan.

"Ini jadi pengingat bagi kita semua. Agar kita benar-benar lebih mematuhi segala standar (bangunan) yang telah ditetapkan," ucap AHY.

"Standar (bangunan) itu ada. SOP itu ada. Tujuannya pertama tentu keselamatan. Baru selain itu fungsi-fungsi bangunan lainnya," imbuh AHY.

Diharapkan Tragedi Al Khoziny Tak Terulang

Ke depan, sambung AHY, pemerintah akan menertibkan penerapan standar pembangunan. Harapannya peristiwa ambruknya bangunan seperti di Ponpes Al Khonizy tidak lagi terulang dimasa mendatang.

Ketua Umum Partai Demokrat ini menceritakan dirinya telah bertemu dengan berdiskusi dengan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Salah satu poin dari diskusi itu adalah rencana pembentukan Satgas untuk menata pembangunan di pesantren.

"Saya sudah berkomunikasi dengan Pak Menko Pemberdayaan Masyarakat Gus Muhaimin Iskandar (soal pembentukan Satgas penataan pembangunan di pesantren)," tutup AHY.

Rekomendasi