Jalur Rel Dipadati Massa, 3 KRL Rangkasbitung Direkayasa

KAI Commuter mengubah pola perjalanan tiga Commuter Line Rangkasbitung pada Kamis (27/8/2026) malam.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Jalur Rel Dipadati Massa, 3 KRL Rangkasbitung Direkayasa
Uji coba pengoperasian ini untuk memastikan kelayakan operasional serta kesiapan fasilitas. Tampak dalam foto, calon penumpang bersiap menaiki rangkaian KRL Commuter Line di Stasiun Rangkasbitung Ultimate, Lebak, Banten, Senin (24/11/2025) malam. (merdeka.com/Arie Basuki)

KAI Commuter mengubah pola perjalanan tiga Commuter Line Rangkasbitung pada Kamis (27/8/2026) malam. Langkah tersebut dilakukan setelah terdapat kerumunan massa di sekitar jalur rel, tepatnya di JPL 41 pada lintas Stasiun Tanah Abang-Palmerah.

Hingga pukul 19.00 WIB, sejumlah perjalanan dari Stasiun Tanah Abang menuju Parung Panjang dan Rangkasbitung masih tertahan. Kereta belum dapat diberangkatkan kembali karena kondisi di sekitar jalur rel belum dinyatakan aman.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan perjalanan Commuter Line menuju Tanah Abang untuk sementara hanya dilayani hingga Stasiun Palmerah. Setelah itu, rangkaian kereta kembali diarahkan menuju Serpong/Rangkasbitung.

“Sedangkan untuk perjalanan Commuter Line sebaliknya, tujuan Rangkasbitung masih tertahan di Stasiun Tanah Abang, dan menunggu aman di JPL 41,” kata Leza dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).

Adapun perjalanan pertama yang mengalami perubahan ialah Commuter Line 1767D. Kereta tersebut hanya melayani perjalanan sampai Stasiun Palmerah sebelum kembali beroperasi dengan nomor perjalanan 7100D menuju Parung Panjang.

Selanjutnya, Commuter Line 1769D juga hanya melayani perjalanan hingga Stasiun Palmerah. Rangkaian tersebut kemudian kembali dengan nomor perjalanan 1770D menuju Rangkasbitung.

Sementara itu, Commuter Line 1771D juga hanya sampai Stasiun Palmerah. Kereta tersebut kemudian kembali beroperasi sebagai Commuter Line 1772D dengan tujuan Parung Panjang.

Dua KRL Masih Tertahan

Selain tiga perjalanan yang direkayasa, terdapat dua perjalanan Commuter Line Rangkasbitung yang masih tertahan di Stasiun Tanah Abang hingga pukul 19.00 WIB.

Kedua perjalanan tersebut yakni Commuter Line nomor 1766D relasi Tanah Abang-Parung Panjang dan Commuter Line nomor 1768D relasi Tanah Abang-Rangkasbitung.

“KAI Commuter mengimbau pengguna untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas di stasiun selama terjadi gangguan perjalanan,” ucap Leza.

Lebih lanjut, pengguna KRL juga diminta untuk dapat memantau perkembangan layanan melalui kanal resmi KAI Commuter, aplikasi C-Access, akun media sosial resmi @commuterline, atau layanan call center 121.

Rekomendasi