Pemerintah Kota Makassar memiliki harapan besar terhadap Musyawarah Kerja Nasional Gereja Kristen Maranatha Indonesia (Mukernas GKMI). Acara penting ini diharapkan mampu menciptakan Kota Makassar yang damai dan inklusif bagi seluruh warganya.
Harapan ini disampaikan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andi Muhammad Yasir, saat menghadiri Mukernas GKMI di Makassar pada Rabu. Beliau menekankan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan moral dan spiritual masyarakat.
Mukernas ini bukan hanya forum evaluasi, tetapi juga ruang kebersamaan yang memperkokoh persaudaraan. Ini menjadi fondasi penting dalam menjaga kerukunan dan toleransi di tengah keberagaman kota.
Advertisement
Advertisement
Peran Gereja dalam Membangun Keharmonisan Kota
Andi Muhammad Yasir menegaskan bahwa peran gereja sangat vital dalam mendukung pembangunan moral dan spiritual masyarakat. Kontribusi ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya menciptakan Kota Makassar yang damai, inklusif, dan toleran. Semangat menjaga kerukunan harus terus dijaga sebagai fondasi kehidupan bersama.
Pemerintah Kota Makassar menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi GKMI dalam membina iman umat. Selain itu, kepedulian sosial GKMI terhadap sesama juga menjadi perhatian. Sinergi antara pemerintah dan elemen keagamaan akan terus diperkuat.
Yasir juga menyebut bahwa Mukernas GKMI bukan sekadar forum evaluasi rutin. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang kebersamaan yang mampu memperkokoh persaudaraan. Ini juga meningkatkan semangat pelayanan lintas wilayah.
Advertisement
Advertisement
Fokus Evaluasi dan Pelayanan GKMI
Ketua Umum GKMI, Robby Lempas, menyoroti pentingnya Mukernas ini sebagai ajang silaturahmi. Pertemuan ini mempertemukan jemaat dan para pelayan Tuhan dari berbagai daerah. Ini juga menjadi momen krusial untuk mengevaluasi kinerja pengurus pusat sejak tahun 2022.
Lempas mengharapkan agar seluruh peserta Mukernas GKMI dapat fokus melaksanakan amanah Musyawarah Besar GKMI 2022. "Saya mengharapkan agar para peserta benar-benar fokus melaksanakan apa yang diamanahkan oleh Musyawarah Besar GKMI 2022," ujarnya. Ini adalah komitmen untuk menjalankan tugas pelayanan secara maksimal.
Harapan dari Pemerintah Kota adalah agar hasil Mukernas GKMI ini dapat menjadi pedoman inspiratif. Pedoman ini diharapkan memperkuat pelayanan gereja, tidak hanya di tingkat pusat. Namun juga menyentuh jemaat lokal di seluruh Indonesia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews